Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan

5 Pemberontakan DI/TII di Berbagai Daerah Indonesia (Lengkap)

5 Pemberontakan DI/TII di Berbagai Daerah di Indonesia (Lengkap) - Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) resmi berdiri tanggal 7 Agustus 1949. Akan tetapi, akar sejarahnya telah ada sejak zaman Jepang, pada saat datang keinginan untuk menciptakan negara berdasarkan Islam. Dewan Imamah (Penasihat) DI/TII adalah Soekarmadji Maridjan Kartosuwirjo.

Rongrongan atas keamanan dalam negeri juga dilakukan DI/TII. Pemberontakan DI/TII merupakan suatu cara yang dilakukan untuk mendirikan negara Islam di Indonesia. Pemberontakan DI/TII timbul di beberapa daerah di Indonesia, antara lain adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan dan Aceh.

5 Pemberontakan DI/TII di Berbagai Daerah Indonesia


1. Pemberontakan DI/TII di Jawa Barat


Gerakan DI/TII  di Jawa Barat tampak pada waktu terjadi penarikan pasukan TNI dari wilayah yang diduduki Belanda ke wilayah RI sebagai akibat perundingan Renville. Akan tetapi, anggota Hizbullah dan Sabilillah tidak mengikuti ketentuan perundingan Renville. kedua laskar itu berada di bawah pengaruh Seoekarmadji Maridjan Kartosuwirjo.

Semula Kartosuwirjo ikut bergerilya di daerah Jawa Barat. Ia ingin membentuk negara Islam lepas dari Republik Indonesia. Untuk itu ia menghimpun orang-orang yang setia kepadanya untuk masuk tentara Darul Islam. Pada tanggal 4 Agustus 1949 Kartosuwirjo memproklamasikan berdirinya Negara Islam Indonesia (NII).

Tindakan Kartosuwirjo itu membahayakan persatuan dan kesatuan nasional. Rakyat pun sangat dirugikan karena Kartosuwirjo dan anggotanya melakukan teror, pembunuhan, pengrusakan, dan pengambilan harta kekayaan masyarakat secara paksa.

Penumpasan Gerakan DI/TII di Jawa Barat memakan waktu yang lama. Baru pada tahun 1960-an, Divisi Siliwangi mulai melancarkan operasi secara terstruktur dan besar-besaran. Dengan dibantu rakyat dalam operasi "Pagar Betis", pada saat tahun 1962 gerombolan DI/TII akhirnya bisa dihancurkan. Kartosuwirjo dapat ditangkap di Gunung Geber, ia kemudian di hukum mati.

2. Pemberontakan DI/TII di Jawa Tengah


Perjuangan DI/TII memperoleh dukungan dari Jawa Tengah. Tokoh utamanya adalah Amir Fatah. Ia sebelumnya adalah pejuang dan komandan laskar Hizbullah. Selanjutnya ia berhasil mempengaruhi laskar Hizbullah yang ingin bergabung dengan TNI di Tegal.

Amir Fatah kemudian memproklamasikan diri dan bergabung dengan DI/TII Kartosuwirjo tanggal 23 Agustus 1949. Mereka membentuk pemerintah tandingan di daerahnya.

Gerakan yang sama juga ada di Kebumen. Pemimpinnya adalah Mohammad Mahfu'dh Abdulrachman atau yang lebih dikenal dengan nama Kiai Sumolangu. Gerakannya juga merupakan penerus DI/TII Kartosuwirjo dengan markas di Brebes dan Tegal. Pembelotan ini merupakan pukulan bagi TNI saat itu.

Pemerintah lalu membentuk pasukan Benteng Raiders untuk menghadapi gerakan tersebut. Denan pasukan ini, pemerintah menggelar operasi Gerakan Banteng Negara. Sisa-sisa gerakan DI/TII di Jawa Tengah kemudian berhasil dikalahkan oleh pemerintah melalui Operasi Guntur.

Pada mulanya gerakan DI/TII di Jawa Tengah sudah mulai terdesak oleh TNI. Namun, pada bulan Desember 1951 mereka menjadi kuat kembali karena mendapat pertolongan dari Batalyon 426. Batalyon 426 di daerah Kudus dan Magelang memberontak dan menggabungkan diri menjadi DI/TII.

Kekuatan Batalyon pemberontak ini dapat dihancurkan. Sisa-sisanya lari ke Jawa Barat berbagabung dengan DI/TII Kartosuwirjo.

Sementara itu, di daerah Merapi dan Merbabu terjadi kerusuhan oleh gerakan Merapi Merbabu Complex (MMC). Gerakan ini dapat dihancurkan TNI pada bulan April 1952. Sisa-sisanya bergabung dengan DI/TII. Kekuatan DI/TII di daerah Jawa Tengah yang semula dapat dipatahkan justru menjadi kuat lagi karena bergabungnya sisa-sia Batalyon 426.

Untuk mengatasi pemberontakan itu, segera dibentuk pasukan Banteng Raiders. Pasukan itu selanjutnya mengadakan operasi kilat yang dinamakan Gerakan Banteng Negara (GBN). Pada tahun 1954, gerakan DI/TII di Jawa Tengah dapat dikalahkan setelah pusat kekuatan gerakan DI/TII di perbatasan Pekalongan-Banyumas dihancurkan.

3. Pemberontakan DI/TII di Kalimantan Selatan


Pemberontakan DI/TII di Kalimantan Selatan dikobarkan oleh Ibnu Hadjar, seorang mantan Letnan Dua TNI. Ia memberontak dan menyatakan gerakannnya sebagai bagian dari DI/TII Kartosuwirjo. Dengan pasukan yang bernama Kesatuan Rakyat yang Tertindas, Ibnu Hadjar menyerang berbagai pos kesatuan tentara di Kalimantan Selatan dan melakukan aksi pengacauan pada bulan Oktober 1950.

Pemerintah memberi kesempatan pada Ibnu Hadjar untuk menghentikan pemberontakannya secara damai. Ia pernah menyerahkan diri dengan pasukannya. Ia diterima kembali ke dalam Angkatan Perang Republik Indonesia. Tetapi, ia melarikan diri dan melanjutkan pemberontakan.

Pemerintah RI akhirnya mengambil tindakan tegas dan berani. Pada akhir tahun 1959, pasukan Ibnu Hadjar dapat dihancurkan. Ibnu Hadjar sendiri dapat ditangkap.

4. Pemberontakan DI/TII di Sulawesi Selatan


Pemberontakan DI/TII di Sulawesi Selatan dipimpin oleh Kahar Muzakar. Kahar Muzakar adalah seorang pejuang kemerdekaan yang selama Perang Kemerdekaan ikut berjuang di Pulau Jawa.

Setelah Proklamasi Kemerdekaan, Kahar Muzaka berpulang ke Sulawesi Selatan. Ia berhasil menghimpun dan memimpin laskar-laskar gerilya di Sulawesi Selatan. Laskar-laskar itu tergabung dalam Komando Gerilya Sulawesi Selatan (KGSS).

Pada tanggal 30 April 1950, Kahar Muzakar mengirim surat untuk pemerintah dan pimpinan APRIS. Ia meminta agar semua anggota KGGS dimasukkan dalam APRIS dengan nama Brigade Hasanuddin. Permohonan itu ditolak karena hanya mereka yang lulus dalam penyaringan saja yang boleh diterima dalam APRIS.

Pemerintah mengambil kebikjasanaan untuk menyalurkan bekas gerilyawan ke dalam Korps Cadangan Nasional. Kahar Muzakar sendiri diberi pangkat Letnan Kolonel.

Pendekatan-pendekatan yang dilakukan pemerintah tampaknya membawa hasil. Akan tetapi, pada saat akan dilantik, Kahar Muzakar bersama anak buahna melarikan diri ke hutan dengan membawa berbagai peralatan yang diberikan.

Peristiwa itu terjadi pada tanggal 17 Agustus 1951. Pada bulan Januari 1952, Kahar Muzakar menyatakan daerah Sulawesi Selatan sebagai bagian dari Negara Islam Inedonesia di bawah pimpinan Kartosuwirjo.

Pemerintah memutuskan untuk mengambil tindakan tegas dan mulai melancarkan operasi militer. Operasi penumpasan pemberontakan Kahar Muzakar memakan waktu yang lama. Pada bulan Februari 1965, Kahar Muzakar tewas dalam suatu penyerbuan. Bulan Juli 1965, Gerungan (orang kedua setelah Kahar Muzakar) dapat ditangkap. Dengan demikian berakhirlah pemberontakan DI/TII di Sulawesi Selatan.

5. Pemberontakan DI/TII di Aceh


Pemberontakan DI/TII di Aceh dipimpin oleh Tengku Daud Beureueh. Pemberontakan pecah karena kekhawatiran akan kehilangan kedudukan dan perasaan kecewa diturunkannya kedudukan Aceh dari daerah istimewa menjadi karesidenan di bawah provinsi Sumatera Utara.

Semula Tengku Daud Beureueh adalah GUbernur Militer daerah Istimewa Aceh. Pada tahun 1950 kedudukan Aceh diturunkan dari provinsi menjadi karesidenan, Daud Beureueh tidak senang karena jabatannya diturunkan.

Pada tanggal 20 September 1953, Daud Beureueh mengeluarkan maklumat yang mengatakan bahwa Aceh merupakan bagian dari NII di bawah Kartosuwirjo. Setelah itu, Tengku Daud Beureueh mengadakan gerakan dan mempengaruhi masyarkat melalui propaganda bernada negatif terhadap pemerintah RI.

Untuk menghadapi gerakan itu, pemerintah mengirim pasukan yang memiliki persenjataan lengkap. Setelah beberapa tahun dikepung, baru pada tanggal 21 Desember 1962 tercapailah Musyawarah Kerukunan Rakyat Aceh. Banyak dari gerombolan itu yang kembal ke panguan RI.

Dengan demikian, pemberontakan DI/TII di Aceh dapat diselesaikan dengan cara damai. Pemimpin dari gerakan ini pun setuju untuk kembali ke pangkuan RI. Parkarsa penyelesaian di Aceh tersebut dipimpin oleh Kolonel M. Jasin, Panglima Kodam I Iskandar Muda.

Baca juga: PKI Madiun 1948 (Sejarah, Tujuan, Latar Belakang, Penumpasan)

Demikianlah artikel kali ini tentang 5 Pemberontakan DI/TII di Berbagai Daerah Indonesia (Lengkap). Semoga bermanfaat bagi Anda. Sekian dan terimakasih.

PKI Madiun 1948 (Sejarah, Tujuan, Latar Belakang, Penumpasan)

PKI (Partai Komunis Indonesia) Madiun 1948 (Sejarah, Tujuan, Latar Belakang dan Penumpasan) - Pada kesempatan kali ini anekaremajaviral akan membahas tentang sejarah pemberontakan PKI Madiun, tujuan, latar belakang dan penumpasan PKI di Madiun.

Doktrin komunis adalah dengan merebut kekuasaan negara yang sah dengan cara apa pun dan bagaimanapun. Setiap cara yang ada akan digunakan oleh orang-orang komunis untuk mengembangkan ideologinya di Indonesia. Salah satu pemberontakan PKI di indonesia adalah di Madiun pada tahun 1948.

PKI Madiun 1948 (Sejarah, Tujuan, Latar Belakang, Penumpasan)


Pemberontakan PKI di Madiun


Pemberontakan PKI di Madiun terkait dengan jatuhnya kabinet Amir Syarifuddin tahun 1948. Penyebab jatuhnya kabinet Amir disebabkan oleh kegagalannya pada Perundingan Renville yang amat sangat merugikan Indonesia. Untuk merebut kembali kedudukannya, pada tanggal 28 Juni 1948 Amir Syarifuddin melakukan pembentukan Front Demokrasi Rakyat (FDR).

Front Demokrasi Rakyat (FDR) didukung oleh Pemuda Sosialis Indonesia, Partai Sosialis Indonesia, PKI, dan Sentral Organisasi Buruh Seluruh Indonesia (SOBSI). Aksi-aksi yang dilakukan oleh kelompok ini antara lain sebagai berikut.

1) Melancarkan propaganda anti pemerintah.
2) Mengadakan pemogokan-pemogokan kerja bagi buruh di perusahaan misalnya di pabrik karung di Delenggu Klaten.
3) Melakukan pembunuhan-pembunuhan misalnya dalam bentrokan senjata yang terjadi di Solo tanggal 2 Juli 1948, Komandan Divisi LIV yaitu Kolonel Sutarto secara tiba-tiba terbunuh. Pada tanggal 13 September 1948 tokoh pejuang 1945, Dr. Moewardi diculik dan dibunuh.

Pada tanggal 11 Agustus 1948, Musso tiba dari Moskow. Amir dan Front Demokrasi Rakyat (FDR) segera bergabung dengan Musso. Untuk memperkuat organisasi, maka disusunlah doktrin bagi Partai Komunis Indonesia (PKI). Doktrin tersebut bernama Jalan Baru.

PKI banyak melakukan kekacauan, terutama di Surakarta. Oleh PKI daerah Surakarta dijadikan daerah yang kacau (Wildwest). Sedangkan di wilayah Madiun dijadikan PKI sebagai basis gerilya. Pada tanggal 18 September 1948, Musso memproklamasikan berdirinya pemerintahan Soviet di Indonesia. Tujuannya untuk meruntuhkan NKRI yang berdasarkan Pancasila dan menggantinya dengan negara komunis. Pada waktu yang bersamaan, gerakan PKI ini dapat merebut tempat-tempat penting di Madiun.

Untuk menumpas pemberontakan PKI, pemerintah Indonesia melancarkan operasi militer. Dalam hal ini peran Divisi Siliwangi cukup besar. Di samping itu, Panglima Besar Jenderal Soedirman memerintahkan Kolonel Gatot Subroto di Jawa Tengah dan Kolonel Sungkono di Jawa Timur untuk mengerahkan seluruh pasukannya menumpas pemberontakan PKI di Madiun.

Dengan dukungan rakyat di berbagai tempat, pada tanggal 30 September 1948, wilayah kota Madiun berhasil diambil alih kembali oleh tentara Republik. Pada akhirnya tokoh-tokoh PKI seperti Lukman dan DN Aidit melarikan diri ke Vietnam dan Cina. Sementara itu, tanggal 31 Oktober 1948 Musso tewas ditembak. Sekitar 300 (tiga ratus) orang ditangkap oleh pasukan Siliwangi pada tanggal 1 Desember 1948 di daerah Purwodadi, Jawa Tengah.

Dengan telah ditumpasnya pemberontakan PKI di Madiun, maka selamatlah bangsa dan negara Indonesia dari rongrongan dan ancaman dari kaum komunis yang bertentangan dengan ideologi bangsa Indonesia yaitu Pancasila.

Penumpasan pemberontakan PKI dilakukan oleh bangsa Indonesia sendiri tanpa bantuan siapa pun. Dalam kondisi bangsa yang begitu sulit, ternyata Republik Indonesia sanggup menumpas pemberontakan yang relatif besar oleh golongan komunis dalam waktu singkat.

Baca juga: 4 Jenis Kepercayaan Manusia Purba di Indonesia

Demikianlah artikel kali ini tentang PKI Madiun 1948 (Sejarah, Tujuan, Latar Belakang, Penumpasan). Semoga bermanfaat bagi Anda. Sekian dan terimakasih.

Sumber: LKS IPS Kelas IX

4 Jenis Kepercayaan Manusia Purba di Indonesia (Lengkap)

4 Jenis Kepercayaan Manusia Purba di Indonesia - Sebelum kita membahas lebih lanjut, terlebih dahulu kita harus mengetahui apa itu manusia purba? Manusia purba adalah jenis manusia yang sudah hidup jauh sebelum mengenal tulisan.

Adapaun manusia purba ini juga memiliki kepercayaan yang sudah tumbuh dan berkembang sejak dahulu. Hal ini terdapat pada aspek yang dikaitkan dengan kepercayaan berupa peninggalan-peninggalan megalitik.

Perlu Anda ketahui jika sistem kepercayaan manusia purba ini tidak muncul dengan sendirinya, namun terjadi karena proses dan tanda-tanda yang dilihat oleh manusia bahwa adanya kekuasaan dan kekuatan lain yang jauh lebih besar diluar batasan manusia. Hal berikut yang menjadi dasar kepercayaan-kepercayaan yang berkembang pada manusia purba.

Ada beberapa macam kepercayan yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat purba di Indonesia yaitu : Animisme, Dinamisme, Totemisme dan Monoisme. Berikut ini adalah 4 jenis kepercayaan manusia purba di Indonesia.


Jenis Kepercayaan Manusia Purba di Indonesia



Kepercayaan Animisme


Animisme adalah kepercayaan manusia purba terhadap roh nenek moyang yang telah mati (meninggal dunia). Berdasarkan keyakinan ini, roh yang sudah meninggal akan terus mengawasi serta melindungi manusia tersebut. Namun juga sebaliknya, roh tersebut juga bisa menghukum anggota masyarakat yang melanggar ketentuan yang sudah ditetapkan pada adat masyarakat.

Orang yang ditunjuk sebagai pemimpin doa atau pemujaan terhadap arwah nenek moyang adalah orang yang paling tua (sesepuh) yang ada di masyarkaat sebagai ketua adat. Ketua adat sudah menguasai dan mengetahui adat nenek moyang mereka lebih dari masyarakat yang lain yang nantinya akan menjadi pemimpin setiap pemujaan masyarakat terhadap roh nenek moyang.

Kepercayaan Dinamisme


Dinamisme adalah kepercayaan manusia purba bahwa sebuah benda mempunyi kekuatan ghaib. Contohnya adalah keris, patung, tombak dan lain-lain. Menurut kepercayaan mereka dalam pembuatan benda-benda megalitik, seperti arca. menhir, dolmen, kubur peti batu, punden berundak, dolmen semu atau pandhusa, dan sarkofagus dilandasi oleh keyakinan bahwa di luar diri manusia ada kekuatan yang lain.

Kepercayaan Totemisme 


Totemisme adalah kepercayaan manusia purba terhadap hewan/binatang yang diaggap memiliki kekuatan yang kuat dan besar daripada manusia, seperti Gajah, Harimau, Badak, Singa dan lain sebagainya. Manusia purba tersebut menganggap jika binatang itu melindungi dan menjaga kehidupan mereka.

Hewan-hewan tersebut tidak boleh diburu ataupun dibunuh karena dianggap suci bagi mereka. Apabila ada yang berani melanggar maka hukuman dan kutukan yang akan diterima oleh seseorang itu.

Kepercayaan Monoisme


Monoisme adalah kepercayaan manusia purba terhadap Tuhan Yang Maha Esa, merupakan kepercayaan yang banyak di anut oleh masyarakat Indonesia bahkan di dunia. Masyarakat itu percaya bahwa ada suatu kekuatan atau pemilik kekuasaan langit dan bumi.

Pola pikir masyarakat pun berubah, mereka sadar bahwa di balik indahnya alam semesta ada penciptanya. Kepercayaan monoisme saat ini bisa dikategorikan dalam beberapa agama seperti Islam, Kristen dan lain sebagainya.

Baca juga : Perbedaan Flora di Indonesia Bagian Barat dan Timur

Demikianlah artikel kali ini tentang 4 Jenis Kepercayaan Manusia Purba di Indonesia (Lengkap). Semoga bermanfaat bagi Anda. Sekian dari saya dan terimakasih.

Referensi : http://indrasugiarto.com/macam-jenis-kepercayaan-manusia-purba-di-indonesia/
http://fullseoblog.blogspot.co.id/2013/11/jenis-jenis-kepercayaan-manusia-purba.html

Perbedaan Flora di Indonesia Bagian Barat dengan Timur (Lengkap)

Perbedaan Flora di Indonesia Bagian Barat dengan Timur (Lengkap) - Pada kesempatan kali ini anekaremajaviral akan membahas perbedaan flora indonesia bagian timur dan indonesia bagian barat. Adapaun yang kita bahas adalah mengenai karakteristiknya dan ciri-cirinya.

Sebelum kita membahas lebih lanjut, kita harus mengetahui dulu apa itu flora? Flora adalah segala jenis tumbuhan serta tanaman yang ada di muka bumi ini. Di negara kita ini, Indonesia memiliki berbagai jenis-jenis flora, baik dari bagian baratnya hingga ke bagian timur.

Kata flora berasal dari bahasa latin yaitu nama dewi pelindung bunga serta taman dan dewi kesuburan dalam mitologi Romawi.

Berikut ini adalah perbedaan flora di Indonesia bagian barat dengan indonesia bagian timur (Lengkap).

Perbedaan Flora di Indonesia Bagian Barat dengan Timur



Perbedaan Flora di Indonesia 


Karakteristik flora di Indonesia bagian timur dan Indonesia bagian barat juga memiliki perbedaan. Berikut ini adalah perbedaan karakteristik flora di Indonesia bagian timur dan Indonesia bagian barat.

Berdasarkan pendekatan biogeografi, kekayaan hayati Indonesia dibagi atas dua kelompok. yaitu Indo Malayan dan Indo Australian. Daerah peralihannya ditandai dengan garis Wallace dan garis Lydekker.

Kelompok Indo Malayan meliputi tanaman yang ada di Indonesia bagian barat, seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Bali. Sedangkan kelompok Indo Australian meliputi tanaman yang ada di Indonesia bagian timur, seperti Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.

Berikut ini perbedaan karakteristik flora di Indonesia bagian barat dan Indonesia bagian Timur :

Ciri-ciri Flora di Indonesia bagian barat :



  • Banyak terdapat jenis meranti-merantian
  • Memiliki berbagai jenis nangka
  • Memiliki jenis tumbuhan sagu yang sedikit
  • Tidak memiliki gutan kayu putih
  • Terdapat berbagai jenis rotan
  • Memiliki jenis tumbuhan matoa (pometia pinnata) yang sedikit.


Ciri-ciri Flora di Indonesia bagian timur : 



  • Memiliki jenis meranti-merantian sedikit
  • Tidak terdapat jenis nangka
  • Memilki banyak tumbuhan sagu
  • Terdapat hutan kayu putih
  • Tidak memiliki rotan
  • Memiliki berbagai jenis tumbuhan matoa (khususnya berada di Papua).

Baca juga : 3 Jenis Kegiatan Ekonomi (Distribusi, Produksi, Konsumsi)

Demikianlah artikel kali ini tentang Perbedaan Flora di Indonesia Bagian Barat dengan Timur (Lengkap). Semoga bermanfaat bagi Anda. Sekian dan terimakasih.

Misteri Suku Lingon Manusia Bermata Biru dari Halmahera

Misteri Suku Lingon Manusia Bermata Biru dari Halmahera - Tidak perlu dipertanyakan lagi bahwa Indonesia adalah negara yang memiliki beragam suku budaya sejak dulu. Namun, dari semua suku-suku di Indonesia, terdapat suku yang unik dan misterius berasal dari Halmahera, kenapa saya bilang unik? Karena suku tersebut memiliki ciri fisik yang jauh berbeda dengan orang Indonesia pada umumnya.

Suku yang dimaksud adalah Suku Lingon, suku ini adalah suku yang hidup terpencil di pedalaman hutan Halmahera Timur. Suku Lingon masih menjadi sebuah misteri lantaran keberadaannya masih menyisakan tanda tanya apakah masih ada atau sudah punah. Mungkin juga mereka sudah bisa berbaur dengan suku-suku lain yang ada disana.

Misteri Suku Lingon Manusia Bermata Biru dari Halmahera



Ciri Fisik Suku Lingon


Secara fisik Suku Lingon bukan tergolong dari ras melanesia, mongoloid, weddoid, ataupun polinesia layaknya seperti penduduk wilayah Halmahera ataupun Asia Tenggara pada umumnya.

Suku Lingon termasuk dalam ras kaukasoid yang memiliki ciri-ciri fisik seperti orang Eropa. Secara fisik Suku Lingon berkulit putih, posturnya yang tinggi, berambut pirang dan memiliki mata berwarna hijau ataupun biru. Tidak semua Suku Lingon berambut pirang sebagian lagi mempunyai rambut berwarna kehitaman.

Asal Usul Suku Lingon


Suku Lingon belum diketahui asal-usul yang pastinya. Akan tetapi, dilihat dari segi fisiknya, mereka disinyalir datang dari daratan Eropa. Menurut cerita rakyat setempat , sekitar 300 tahun silam pernah ada sebuah kapal dari Eropa yang tenggelam di dekat perairan Halmahera

Sebagian penumpang ada yang selamat dan kemudian terdampar di pulau ini. Mereka kemudian membangun sebuah pemukiman di tengah pedalaman hutan Halmahera Timur sehingga menjadi komunitas yang disebut Lingon Tribe/Suku Lingon.

Keberadaan Suku Lingon tidak diterima oleh suku-suku lain seperti Suku Togutil yang mendiami pedalaman hutan itu sebelumnya. Sehingga terjadilah konflik antara suku-suku yang sudah lama berada di sana dan Suku Lingon yang tak terhindarkan. Lantaran Suku Lingon yang kalah jumlah dan persenjataannya terbatas, dan pada akhirnya Suku Lingon terdesak. Oleh karena itu mereka melarikan diri ke pedalaman untuk menghindari serangan dari suku-suku lain.

Setelah ratusan tahun berada di wilayah pedalaman, kebudayaan mereka yang berasal dari Eropa perlahan tapi pasti memudar dan berubah drastis. Mereka pun terpaksa beradaptasi dengan budaya lokal yang terbilang primitif.

Berikut dibawah ini adalah kutipan Sinopsis dari buku Lingon : Perempuan Bermata Biru di Belantara Hutan Indonesia.

Bido, putri kepala Suku Lingon, terpaksa keluar kampung masuk belantara hutan menuju gunung Isalai mencari obat untuk ayahnya yang sekarat. Petualangan Bido dimulai. Tiap saat bahaya mengancam. Para wanita Suku Lingon yang berkulit putih, mata biru dan rambut pirang ala wanita Eropa, cantik dan liar menjadi buruan para petarung Togutil untuk dijual atau dikawini. Tutumole, petarung paling handal di kawasan Kao muncul tepat pada saat Bido hampir menjadi tawanan. Dimulailah petualangan dua anak manusia mencari obat untuk penyembuh sang kepala suku. Bido diculik dan dijual ke kapal Belanda. Tutumole menantang maut demi menolong kekasihnya. Ikuti petualangan Bido yang penuh ketegangan***
Sinopsis Buku Lingon : Perempuan Bermata Biru di Belantara Hutan Indonesia

Baca juga : 34 Tempat Terangker Sekaligus Mengerikan di Dunia

Demikianlah artikel kali ini tentang Misteri Suku Lingon Manusia Bermata Biru dari Halmahera. Semoga bermanfaat bagi Anda. Sekian dan terimakasih.

Referensi : https://indocropcircles.wordpress.com/2015/04/29/misteri-suku-lingon-bermata-biru-di-belantara-hutan-indonesia/
http://news.okezone.com/read/2016/03/04/340/1327942/fakta-unik-tentang-suku-lingon-manusia-bermata-biru-dari-halmahera

Sejarah Asal Usul Perayaan April Mop Sebenarnya

Sejarah Asal Usul Perayaan April Mop Sebenarnya - Hari ini adalah hari dimana April Mop dilaksanakan, ada suatu kebiasaan yang harus kita hindari sebagai seorang muslim. April Mop adalah hari di mana orang-orang diperbolehkan untuk berbohong atau memberi lelucon dan menipu orang lain tanpa dianggap bersalah.

April Mop dikenal dalam bahasa Inggris dengan April Fools' Day. April Mop diperingati setiap tanggal 1 April setiap tahunnya. Tapi, tahukah Anda apakah  April Mop itu sebenarnya?

Sejarah April Mop


Stop April Mop



April Mop sebenarnya adalah sebuah perayaan kemenangan atas dibunuhnya ribuan umat Islam di Spanyol oleh Tentara Salib yang dilakukan dengan cara menipu. Oleh karena itu, mereka merayakan April Mop dengan melegalkan tipu-menipu dan kebohongan walau dibungkus dengan hiburan atau keisengan belaka.

Perayaan April Mop ini berawal dari suatu tragedi besar yang sangat menyedihkan dan memilukan. Sejarah itu di tahun 1487 M, atau bertepatan 892 H.

Penyerangan oleh pasukan salib benar-benar dilakukan dengan kejam dan sadis. Tidak hanya pasukan Islam yang dibantai, namun juga penduduk sipil, wanita, anak-anak kecil, orang-orang tua.

Granada adalah daerah terakhir yang ditaklukkan. Penduduk-penduduk Islam di Spanyol terpaksa berlindung di dalam rumah untuk menyelamatkan diri. Tentara salib mengetahui bahwa banyak muslim Granada yang masih bersembunyi dirumahnya. Dengan lantang tentara salib itu meneriakkan pengumuman, bahwa para muslim Granada bisa keluar dari rumah dengan aman dan diperbolehkan berlayar keluar Spanyol.

Beberapa orang muslim diperbolehkan melihat sendiri kapal-kapal penumpang yang sudah disiapkan di pelabuhan. Setelah benar-benar melihat ada kapal yang sudah disediakan, mereka pun segera bersiap untuk meninggalkan Granada dan berlayar meninggalkan Spanyol.

Ribuan penduduk muslim Granada keluar dari rumah-rumah mereka menuju ke pelabuhan. Beberapa orang muslim Granada tidak mempercayai pasukan salib, mereka memilih bertahan di rumah mereka. Setelah ribuan penduduk muslim Granada berkumpul di pelabuhan, Dengan cepat tentara salib membakari rumah-rumah bersama dengan orang-orang muslim yang masih bertahan di dalam rumah itu.

Ribuan umat Islam yang lain tertahan di pelabuhan, mereka hanya bisa terdiam melihat tentara salib membakari kapal-kapal yang katanya sudah disediakan untuk mereka keluar dari Spanyol. Ribuan umat Islam itu tidak bisa berbuat apa-apa karena mereka tidak memiliki senjata.

Kemudian, tentara salib membantai penduduk muslim Granada tanpa belas kasihan. Seluruh muslim Spanyol di pelabuhan habis dibunuh dengan kejam dan sadis.

Tragedi tersebut bertepatan dengan tanggal 1 April. Hal ini yang kemudian dirayakan sebagai hari April Mop.

Baca juga : Sejarah Freemasonry Organisasi Rahasia Terbesar di Dunia

Demikianlah artikel kali ini tentang Sejarah Asal Usul Perayaan April Mop Sebenarnya. Semoga bermanfaat bagi Anda. Sekian dan terimakasih.

Referensi : https://id.wikipedia.org/wiki/April_Mop
http://www.eramuslim.com/berita/tahukah-anda/april-mop-hari-dimana-umat-islam-dibantai.htm

Kumpulan Serangkaian Aksi Terorisme yang Terjadi di Indonesia

Kumpulan Serangkaian Aksi Terorisme yang terjadi di Indonesia versi anekaremajaviral - Kasus terorisme terus saja terjadi hingga saat ini. Belakangan ini kita dibuat khawatir dengan aksi terorisme yang memakan banyak korban jiwa dan material yang sudah sedemikian besar. Selain mengundang banyak perhatian, kasus ini juga menimbulkan simpati kepada para korban-korbannya.

Peristiwa terorisme di Indonesia sudah beberapa kali terjadi, yang pertama pernah terjadi pada tahun 1981 yaitu teroris yang menyamar sebagai penumpang dan membajak pesawat DC-9 Woyla. Dan peristiwa yang baru-baru ini terjadi adalah Bom di Sarinah. Semoga aksi-aksi terorisme ini tidak pernah terjadi lagi di Indonesia. Berikut ini adalah serangkaian aksi terorisme yang pernah terjadi di Indonesia.

Terorisme
Image By: www.aktual.com


Serangkaian Aksi Terorisme di Indonesia


Pada tahun 1981


Garuda Indonesia di serang oleh teroris yang menyamar sebagai penumpang dan membajak pesawat DC-9 Woyla pada tanggal 28 Maret 1981. Dalam perjalanan menuju Medan setelah transit di Palembang dari penerbangan di Jakarta. Pesawat ini dibajak oleh 5 orang bersenjata yang mengaku sebagai Komando Jihad, 3 dari 5 teroris tersebut mengaku sebagai bagian dari penumpang pesawat Garuda Indonesia. Peristiwa tersebut merenggut 1 orang kru pesawat tewas, 1 orang penumpang tewas, dan 3 orang teroris tewas.

Pada tahun 1985


5 tahun berikutnya, tepatnya pada tanggal 21 Januari 1985. Aksi terorisme dengan motif "jihad" kembali terjadi. Kali ini terjadi pada salah satu keajaiban dunia yaitu Candi Borobudur.

Pada tahun 2000


  1. Bulan Agustus, sebuah bom meledak di Kedubes Filipina. Akibat dari kejadian ini 2 orang tewas dan 21 orang luka-luka termasuk didalamnya Duta Besar Filipina untuk Indonesia yaitu Leonides T. Canay dan kerusakan mobil-mobil yang terparkir di lokasi sekitar terjadi ledakan.
  2. Tanggal 27 Agustus, peledakan bom kembali terjadi pada kedutaan. Kali ini yang menjadi sasarannya adalah Malaysia. Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak memakan korban jiwa.
  3. Tanggal 23 September, peledakan bom kembali terjadi, sasarannya adalah di Gedung Bursa Efek Jakarta tepatnya di lantai parkir P2. Dalam peristiwa tersebut 10 orang tewas, 90 orang luka-luka dan sebanyak 104 mobil rusak berat.
  4. Tanggal 24 Desember, serangkaian peledakan bom yang terjadi di beberapa kota di Indonesia. Dalam peristiwa ini 16 orang tewas.

Pada tahun 2001


  1. Tanggal 22 Juli, bom yang diledakkan di Gereja Santa Anna dan HKBP kawasan Kalimalang, Jakarta Timur. Pada kejadian ini sebanyak 5 orang tewas.
  2. Tanggal 23 September, bom yang meledakkan kawasan Plaza Atrium Senen. Beruntung pada aksi terorisme ini tidak ada korban jiwa.
  3. Tanggal 12 Oktober, bom pada restoran cepat saji KFC Makassar. Pada aksi terorisme ini tidak ada korban jiwa.
  4. Tanggal 6 November, peledakan bom yang terjadi di halaman sekolah AIS (Australian International School). Dalam peristiwa ini tidak ada memakan korban jiwa.

Pada tahun 2002


  1. Tanggal 1 Januari, peledakan bom yang terjadi pada malam tahun baru, bom ini meledak pada kawasan Bulungan, Jakarta tepatnya di salah satu rumah makan
  2. Tanggal 12 Oktober, bom Bali ada tiga ledakan yang terjadi dan mengakibatkan korban meninggal sebanyak 202 orang dan 300 orang luka-luka. Sebagian besar yang menjadi korban adalah warga Australia dan sempat menjadi headlines news di berbagai negara.
  3. Tanggal 5 Desember, bom yang meledakkan sebuah restoran sepat saji McDonald's Makassar. Dalam kejadian ini sebanyak 3 tewas dan 11 lainnya luka-luka.

Pada tahun 2003


  1. Tanggal 3 Februari, bom yang pertama terjadi di lobi Bhayangkari  Mabes Polri Jakarta.
  2. Tanggal 27 April, peledakan bom yang terjadi di terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta. Pada peristiwa ini memakan 10 korban, 2 luka berat dan yang lain hanya mengalami luka ringan.
  3. Tanggal 5 Agustus, peledakan bom yang terjadi di Hotel JW Marriot. Pada peristiwa tersebut puluhan korban tewas dan ratusan lainnya menderita luka-luka.

Pada tahun 2004


  1. Tanggal 10 Januari, bom pertama ini dikenal dengan nama Bom Palopo. Dalam peristiwa ini 4 orang tewas.
  2. Tanggal 9 September, pemboman yang kedua dikenal dengan nama Bom Kedubes Australia. Pada kejadian ini sebanyak 5 orang tewas, ratusan orang luka-luka, dan beberapa gedung disekitar terkenal dampaknya.
  3. Tanggal 12 Desember, pemboman yang ketiga dikenal dengan Bom Gereja Immanuel di Palu, Sulawesi Tengah.

Pada tahun 2005


  1. Tanggal 21 Maret, ada dua bom yang meledak di Kota Ambon dan beruntung pada kejadian ini tidak ada korban jiwa.
  2. Tanggal 28 Mei, pemboman ini dikenal dengan nama Bom Tentena. Dalam kejadian ini sebanyak 22 orang tewas.
  3. Tanggal 8 Juni, bom meledak di Pamulang. Yang menjadi sasarannya adalah kediaman Ahli Dewan Pemutus Kebijakan Majelis Mujahidin Indonesia Abu Jibril. Tidak ada korban jiwa pada peristiwa ini.
  4. Tanggal 1 Oktober, bom kembali meledak di Bali, pada peristiwa ini sebanyak 22 orang tewas dan 102 orang luka-luka.
  5. Tanggal 31 Desember, peledakan bom di Palu, Sulawesi Tengah yang menjadi sasarannya adalah sebuah pasar dan mengakibatkan 8 orang tewas dan 45 orang luka-luka.

Pada tahun 2009


Empat tahun kemudian, dua bom diledakkan secara bersamaan di Jakarta tepatnya di JW Marriot dan Ritz-Carlton.

Pada tahun 2011-2012


Tanggal 15 April 2011, tiga bom meledak di tiga kota di Indonesia. Kota pertama adalah Cirebon dimana sebuah bom bunuh diri diledakkan di Masjid Malporesta. Peristiwa ini menewaskan pelaku pemboman dan melukai 25 orang. 

Kota kedua adalah Tangerang dimana polisi berhasil menggagalkan aksi pemboman terhadap Gereja Christ Cathedral. Kota ketiga adalah Solo, Jawa Tengah. Sebuah bom bunuh diri diledakkan di GBIS Kepunten, Solo, Jawa Tengah. Dalam peristiwa ini 1 orang pelaku tewas sedangkan 28 orang lainnya luka-luka.

Tanggal 19 Agustus 2012, pemboman yang terjadi di Pospam Gladak, Solo Jawa Tengah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Pada tahun 2016


Tanggal 14 Januari, terjadi ledakan bom di pos polisi  di depan gedung Sarinah dan Starbucks di jalan M.H Thamrin. Peristiwa tersebut terjadi pada pukul 10.30 WIB. Bom yang lebih dikenal dengan nama Bom Sarinah ini menyebabkan 7 orang tewas dan melukai 17 orang.

Baca Juga : Sejarah Pemberontakan PRRI dan Permesta

Demikianlah artikel kali ini tentang Kumpulan Serangkaian Aksi  Terorisme yang terjadi di Indonesia. Semoga memberi informasi bagi Anda. Sekian dan terimakasih.

Sumber: http://gemintang.com/dunia-film-musik/serangkaian-aksi-terorisme-yang-pernah-terjadi-di-indonesia/
http://analisishankamnas.blogspot.co.id/2014/02/kasus-terorisme-di-indonesia.html

Sejarah Pemberontakan PRRI dan Permesta di Indonesia

Sejarah Peristiwa Pemberontakan PRRI dan Permesta di Indonesia (Lengkap) - Pertentangan antara pemerintah pusat dan beberapa daerah lainnya yang berpokok pangkal pada masalah otonomi serta pertimbangan keuangan antara pusat dan daerah makin hari makin kian meruncing. Pembentukan dewan-dewan seperti dibawah ini.

PRRI dan Permesta



  • Dewan Banteng
  • Dewan Gajah
  • Dewan Menghuni
pengambilan kekuasaan pemerintah setempat akhirnya pecah menjadi pemberontakan terbuka pada bulan Februari tahun 1958, yang dikenal sebagai pemberontakan "PRRI-Permesta".

Pemberontakan ini terjadi ditengah-tengah pergolakan politik di Ibukota (Jakarta). Ketidakstabilan pemerintah, masalah korupsi, perdebatan-perdebatan dalam konstituante, serta pertentangan dalam masyarakat mengenai Konsepsi Presiden.

Pada tanggal 9 Januari 1958 suatu pertemuan diselenggarakan di Sungai Dareh, Sumatra Barat, yang dihadiri oleh Letnan Kolonel Achmad Husein, Letnan Kolonel Sumual, Kolonel Simbolon, Kolonel Dachlan Djambek, dan Kolonel Zulkifli Lubis. Sedangkan dari pihak sipil dihadiri antara lain adalah M. Natsir, Sjarif Usman, Burhanuddin Harahap, dan Sjafruddin Prawinegara. Pada pertemuan tersebut dibicarakan mengenai pembentukan pemerintah baru serta hal-hal yang berhubungan dengan itu.

Keesokan harinya pada tanggal 10 Februari 1958 diadakan rapat besar-besaran di Padang, Sumatra Barat, Letnan Kolonel Husein dalam pidatonya di rapat raksasa itu memberi ultimatum kepada pemerintah pusat. Ultimatum tersebut menuntut :

  1. Dalam waktu 5x24 jam Kabinet Djuanda menyerahkan mandat kepada Presiden atau Presiden mencabut mandat Kabinet Djuanda.
  2. Presiden menugaskan Drs. Moh.Hatta dan Sultan Hamengkubowono IX untuk membentuk Zaken kabinet.
  3. Meminta kepada Presiden supaya kembali kepada kedudukannya sebagai Presiden Konstitusional.

Sidang Dewan Menteri pada tanggal 11 Februari mengambil keputusan untuk menolak ultimatum tersebut dan memecat dengan tidak hormat Letnan Kolonel Achmad Husein, Kolonel Zulkifli Lubis, Kolonel Dachlan Djambek, dan Kolonel Simbolon. Komando Daerah Militer Sumatra Tengah kemudian dibekukan dan ditempatkan langsung di bawah KSAD.

Pemberontakan tersebut mencapai puncaknya ketika pada tanggal 15 Februari 1958 Achmad Husein memaklumkan berdirinya "Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia" (PPRI) berikut dengan pembentukan kabinetnya dengan Sjafruddin Prawinegara sebagai Perdana Menteri.

Proklamasi PRRI segera mendapat sambutan di Indonesia bagian Timur. Pada tanggal 17 Februari 1958 Letnan Kolonel D.J Somba, Komandan Daerah Militer Sulawesi Utara dan Tengah, menyatakan diri putus hubungan dengan pemerintah pusat dan mendukung sepenuhnya PRRI. Gerakan di Sulawesi ini dikenal dengan nama Permesta atau Gerakan Piagam Perjuangan Permesta.

Dengan diproklamasikannya PRRI di Sumatra yang diikuti oleh Permesta di Indonesia bagian Timur, Pemerintah memutuskan untuk tidak membiarkan masalah ini berlarut-larut dan segera menyelesaikannya dengan kekuatan senjata.

Operasi Penumpasan PRRI


Untuk menumpas pemberontakan PRRI di Sumatra, segera disiapkan operasi gabungan yang terdiri dari unsur-unsur darat, laut, dan udara.

Pertama-tama dilancarkan Operasi Tegas dibawah pimpinan Letnan Kolonel Kaharuddin Nasution untuk menguasai daerah Riau. Pertimbangannya adalah untuk mengamankan isntalasi-instalasi minyak asing di daerah tersebut dan untuk mencegah campur tangan asing dengan dalih menyelamatkan warga negara (WN) dan milinya. Kota Pekanbaru berhasil dikuasai pada tanggal 12 Mei 1958.

Untuk mengamankan daerah Sumatra Barat dilancarkan Operasi 17 Agustus di bawah pimpinan Kolonel Ahmad Yani. Pada tanggal 17 April di Padang dapat dikuasai oleh pasukan Angkatan Perang dan pada tanggal 4 Mei menyusul ke kota BukitTinggi.

Sementara itu di daerah Sumatra Utara dilancarkan Operasi Saptamarga di bawah pimpinan Brigadir Jenderal Djatikusumo. Untuk daerah Sumatra Selatan dilancarkan Operasi Sadar di bawah pimpinan Letnan Kolonel Dr. Ibnu Sutowo.

Pimpinan PRRI akhirnya menyerah satu-persatu. Pada tanggal 29 Mei 1961 secara resmi Achmad Husein melaporkan diri dengan pasukannya, disusul oleh tokoh PRRI lainnya, baik militer maupun sipil.

Dalam usaha penumpasan PRRI, patut dicatat mereka yang berada di daerah-daerah pemberontakan tetap setia kepada pemerintah, kepada Saptamarga, dan Sumpah Prajurit, antara lain: Komisaris Polisi Kaharuddin, Dt Rangkarjo Basa dan Mayor Nurmathias di Sumatra Barat, Letnan Kolonel Djamin Ginting, dan Letnan Kolonel Waham Makmur di Sumatra Utara, Letnan Kolonel Harun Sobar di Sumatra Selatan.

Operasi Penumpasan Permesta


Untuk menumpas pemberontakan Permesta di Indonesia bagian timur di lancarkan sebuah operasi gabungan dengan nama Operasi Merdeka di bawah pimpinan Letnan Kolonel Rukmito Hendradiningrat. Operasi terdiri dari beberapa bagian :

  1. Operasi Saptamarga I di bawah pimpinan Letnan Kolonel Soemarsono dengan daerah sasaran Sulawesi Utara bagian Tengah.
  2. Operasi Saptamarga II di bawah pimpinan Letnan Kolonel Agus Prasmono dengan sasaran Sulawesi Utara bagian Selatan.
  3. Operasi Saptamarga III di bawah pimpinan Letnan Kolonel Magenda dengan daerah sasaran kepulauan sebelah utara Manado.
  4. Operasi Saptamarga IV di bawah pimpinan langsung Letnan Kolonel Rukmito Hendradiningrat dengan daerah sasaran Sulawesi Utara.
  5. Operasi Mena I di bawah pimpinan Letnan Kolonel Pieters dengan daerah sasaran Jailolo.
  6. Operasi Mena II di bawah pimpinan Letnan Kolonel KKO Hunholz untuk merebut lapangan udara Morotai di sebelah utara Halmehara.

Sebelum operasi pokok dilancarkan, di Sulawesi Tengah telah bergerak kesatuan-kesatuan yang tergabung dalam Operasi Insyaf yang dikoordinasi oleh Komando antar daerah Indonesia bagian Timur (Koandait). Termasuk ke dalam operasi ini gerakan-gerakan yang dilakukan oleh kesatuan-kesatuan yang setia kepada pemerintah yang dipimpin oleh Kapten Frans Karangan dan Kesatuan Polisi dibawah pimpinan Inspektur Polisi Suaeb. Operasi ini berhasil menguasai kota-kota Donggala dan Parigi, sedangkan kesatuan-kesatuan yang dipimpin oleh Nani Wartabone (Pasukan Rimba) berhasil menyiapkan pancangan kaki bagi pendaratan pasukan-pasukan Operasi Saptamarga II di Gorontalo.

Operasi-operasi militer APRI di Indonesia bagian Timur menghadapi perlawanan yang lebih berat dibandingkan dengan operasi di Sumatra karena situasi daerah yang menguntungkan pemberontak dan persenjataan mereka cukup kuat. Namun akhirnya perintah berhasil menguasai daerah-daerah tersebut. Pada pertengahan tahun 1961 sisa-sisa Permesta menyerahkan diri memenuhi seruan Pemerintah dan keamanan dipulihkan sepenuhnya.


Referensi : http://future404-azbunz.blogspot.co.id/2015/03/pemberontakan-prri-dan-permesta-lengkap.html

Definisi Sejarah Situs Website, Standart Web dan Cara Kerja Web


A) Sejarah Web

Internet adalah jaringan komputer yang saling terhubung. Tidak ada perusahaan yang memiliki internet, yang merupakan upaya kerja sama diatur oleh sistem standar dan aturan. Tujuan dari menghubungkan komputer bersama-sama, tentu saja, adalah untuk berbagi informasi. Ada banyak cara informasi dapat dikirimkan antar komputer, termasuk email, transfer file (File Transfer Protocol), dan banyak layanan yang lebih khusus yang dibangun dalam layanan internet. Metode ini standar untuk mentransfer data atau dokumen melalui jaringan dikenal sebagai protokol.


World Wide Web, biasa lebih dikenal sebagai WWW adalah suatu ruang informasi yang dipakai oleh pengenal global yang disebut URL (Uniform Resource Locator) untuk mengenal pasti sumber daya berguna. WWW sering dianggap sama dengan internet secara keseluruhan, walaupun sebenarnya ia hanyalah bagian daripada internet.

WWW merupakan kumpulan web server dari seluruh dunia yang mempunyai kegunaan untuk menyediakan data dan informasi untuk dapat digunakan bersama. WWW adalah bagian yang paling menarik dari internet. Melalui web, para pengguna dapat mengakses informasi-informasi yang tidak hanya berupa teks tetapi bisa juga berupa gambar, suara, video dan animasi.

Kegunaan ini tergolong masih baru dibandingkan surat elektronik, sebenarnya WWW merupakan kumpulan dokumen yang tersimpan di peladen web, dan yang peladennya tersebar di lima benua termasuk Indonesia yang terhubung menjadi satu melalui jaringan internet. Dokumen-dokumen informasi ini disimpan atau dibuat dengan format HTML (Hypertext Markup Language)

Definisi Sejarah Situs Website, Standart Web dan Cara Kerja Web

Suatu halaman dokumen informasi dapat terdiri atas teks yang saling terkait dengan teks lainnya atau bahkan dengan dokumen lain. Keterkaitan halaman lewat teks ini disebut pranala. Dokumen informasi ini tidak hanya terdiri dari teks tetapi dapat juga berupa gambar, mengandung suara bahkan video klip. Kaitan antar dokumen yang seperti itu biasa disebut hipermedia.

Jadi dapat disimpulkan bahwa WWW adalah sekelompok dokumen multimedia yang saling bertautan dengan menggunakan tautan hyperteks. Dengan mengklik pranala (Hyperlink), maka para pengguna bisa berpindah dari satu dokumen ke dokumen lainnya.

WWW adalah suatu program yang ditemukan oleh Tim Berners-Lee pada tahun 1991. Awalnya Berners-Lee hanya ingin menemukan cara untuk menyusun arsip-arsip risetnya. Untuk itu, beliau mengembangkan suatu sistem untuk keperluan pribadi. Sistem itu adalah program piranti lunak yang diberi nama Enquire. Dengan program itu, Berners-Lee berhasil menciptakan jaringan yang menautkan berbagai arsip sehingga memudahkan pencarian informasi yang dibutuhkan. Inilah kelak menjadi dasar dari sebuah perkembangan pesat yang dikenal sebagai WWW.

WWW dikembangkan pertama kali di Pusat Penelitian Fisika Partikel Eropa (CERN : Organisasi Europeenne pour la Recherche Nucleaire), Jenewa, Swiss. Pada tahun 1989 Berners-Lee membuat pengajuan untuk proyek pembuatan hyperteks global, kemudian pada bulan Oktober 1990, World Wide Web sudah dapat dijalankan dalam lingkungan CERN. Pada musim panas tahun 1991, WWW secara resmi digunakan secara luas pada jaringan internet.

B) Standart Web

HTML (Hypertext Markup Language) merupakan bahasa standart web yang didefinisikan dan dikelola penggunaannya oleh W3C (World Wide Web Consurtium). HTML dibuat dan dikembangkan oleh Tim Berners-Lee. Selanjutnya, bahasa tersebut dipopulerkan oleh browser Mosaic. Selama tahun 90-an telah muncul berbagai versi HTML dengan berbagai macam fiturnya. Versi HTML yang ada tersebut antara lain :

  1. Versi 1.0 : Merupakan versi pertama setelah lahirnya HTML dan mempunyai kemampuan seperti untuk heading, paragraph, hypertext, list, cetak tebal, dan cetak miring pada teks. Selain itu juga dukungan peletakan image pada dokumen dengan tidak memperbolehkan peletakan teks di sekelilingnya (wrapping).
  2. Versi 2.0 : Dirilis pada tanggal 14 Januari 1996 dengan beberapa kemampuan tambahan seperti penambahan form. Hal ini menjadi pionir untuk membuat sebuah web yang interaktif.
  3. Versi 3.0 : Dirilis pada tanggal 18 Desember 1997, yang dikenal dengan HTML+. Versi ini memiliki beberapa fitur tambahan seperti fitur table dalam paragraph.
  4. Versi 3.2 : Dirilis pada bulan Mei 1998, merupakan versi terbaru penyempurnaan dari versi 3.0.
  5. Versi 4.0 : Dirilis pada tanggal 24 Desember 1999 dengan penambahan beberapa fitur seperti adanya link, imagemaps, image, dan lain-lain.
  6. Versi 5.0 : Dirilis pada tahun 2009 yang menjadi standart baru HTML, XHTML, dan DOM HTML. HTML5 ini merupakan proyek kerja sama antara W3C (World Wide Web Consurtium) dan WHATG (Web Hypertext Application Technology Working Group).

Spesifikasi HTML5 belum final saat ini, tetapi diyakini oleh banyak orang akan menjadi standar yang diterima di masa depan. Beberapa browser sudah mendukung HTML5.

Pada HTML5, dalam menuliskan tag dan atribut dengan huruf kecil tidak ada lagi. Diberi kebebasan untuk menggunakan huruf kecil, huruf kapital, atau kombinasinya. Bahkan, nilai suatu atribut akan diberi tanda petik atau tidak sama saja. Browser tidak lagi mempedulikan hal-hal seperti itu.

C) Cara Kerja Web

Sebuah web browser adalah program perangkat lunak yang digunakan untuk mengakses World Wide Web dari internet. Browser pertama, yang disebut NCSA Mosaic, dikembangkan di Pusat Nasional untuk Aplikasi Super Komputer di awal 1990-an. Yang mudah digunakan, cukup klak-klik sehingga membantu mempopulerkan web.

Meskipun banyak browser yang berbeda yang tersedia, Google Chrome dan Mozilla Fifetox yang jauh paling populer. (Banyak pengguna Mac lebih memilih browser Safari) Persaingan untuk mendominasi pasar telah membawa perbaikan terus-menerus untuk perangkat lunak. (Keduanya didasarkan pada NCSA Mosaic) dapat mendownload Internet Exploler dan Fifetox secara gratis dari situs web masing-masing perusahaan. Jika sudah memiliki satu browser, dapat juga menguji yang lain. Juga mencatat bahwa ada sedikit perbedaan antara versi Windows dan Macintosh.

Anatomi Browser

Ketika pertama kali membuka browser web, biasanya dengan mengklik dua kali pada icon di desktop komputer, halaman web yang telah ditetapkan muncul. Halaman ini disebut sebagai halaman "home" atau halaman awal. Dengan Mozilla Fifetox misalnya, mungkin akan dibawa ke halaman awal Mozilla atau ke halaman yang dipilih oleh penyedia layanan internet. Tetapi jika ingin, dapat dengan mudah mengubah halaman awal tersebut.

World Wide Web sampai saat ini adalah bagian yang paling populer dari Internet. Setelah menghabiskan waktu di Web akan merasa bahwa  tidak ada batas untuk apa yang dapat ditemukan. Web memungkinkan beragam komunikasi, juga memungkinkan untuk mengakses dan berinteraksi dengan teks, grafis, animasi, foto, audio dan video.

Jadi apa saja yang membentuk web? Pada tingkat yang paling sederhana, web secara fisik terdiri dari komputer pribadi atau perangkat mobile, perangkat lunak web browser, sambungan ke penyedia layanan internet, komputer yang disebut sever yang disebut hosting dan router dan switch yang mengarahkan aliran informasi.

Ada banyak pilihan perangkat lunak sever, tetapi dua yang paling populer adalah Apache (perangkat lunak open source untuk sever) dan Internet Information Services (IIS) dari Microsoft. Apache tersedia secara bebas untuk komputer berbasis Unix dapat diinstal pada Mac menjalankan Mac OS X. Ada versi Windows juga. Microsoft IIS adalah bagian dari keluarga Microsoft.

Setiap komputer dan perangkat (modem, router, smartphone, mobil, dll) yang terhubung ke internet diberi alamat IP numerik yang unik (IP singkatan dari Internet Protocol). Sebagai contoh, komputer yang dihosting google.com memiliki IP 173.194.34.99. Semua angka-angka tersebut dapat memusingkan, untungnya ada Domain Name System (DNS) yang dikembangkan untuk memungkinkan kita merujuk ke server dengan nama domainnya, "google.com", juga alamat IP numerik berguna untuk perangkat lunak komputer, sedangkan nama domain adalah lebih mudah diakses oleh manusia. Pencocokan nama domain ke alamat IP numerik masing-masing adalah tugas dari server.

Hal ini dimungkinkan untuk mengkonfigurasi server web sehingga lebih dari satu nama domain dipetakan ke satu alamat IP, sehingga memungkinkan beberapa situs untuk berbagai server tunggal.

Sebuah halaman web adalah dokumen elektronik yang ditulis dalam bahasa komputer yang disebut HTML, singkatan dari Hypertext Markup Language. Setiap halaman web memiliki alamat yang unik, yang disebut URL atau Uniform Eerources Locator yang mengidentifikasi di mana web server yang memuat dokumen web.

Sebuah website memiliki satu atau lebih halaman web terkait, tergantung pada bagaimana itu dirancang. Halaman web pada situs yang dihubungkan bersama melalui sistem hyperlink, memungkinkan untuk melompat di antara halaman web dengan mengklik pada link.

Halaman web bervariasi dalam desain dan konten, tetapi banyak menggunakan format majalah tradisional. Di bagian atas halaman adalah "header" seperti kop surat atatu gambar banner, kemudian daftar item dan artikel. Daftar item atau menu biasanya link ke halaman lain atau situs lain. Kadang-kadang link ini disusun dalam daftar, seperti indeks. Dapat juga kombinasi dari keduanya. Sebuah halaman web mungkin juga menggunakan gambar sebagai link ke konten lainnya.

Bagaimana bisa membedakan mana teks yang ada tautan/link? Link muncul dalam warna yang berbeda dari teks, biasanya dengan warna biru dan sering digaris bawahi. Bila memindahkan kursor di atas link teks atau melalui link grafis, perubahan icon dari panah ke tangan.

Web adalah media yang dinamis. Untuk mendorong pengunjung untuk kembali ke sebuah situs, banyak penerbit web sering memperbarui konten. Itulah yang membuat Web sangat menarik.

Memahami Alamat Web

World Wide Web adalah koleksi besar file elektronik yang tersimpan di jutaan komputer di seluruh dunia. Uniform Resource Locators atu URL adalah alamat yang digunakan untuk menemukan file.

Informasi yang terkandung dalam URL memberi kemampuan untuk berpindah dari satu halaman web yang lain hanya dengan klik. Ketika mengetik URL ke browser atau klik link hypertext, browser mengirim permintaan ke komputer remote, yang disebut server web, untuk mendownload satu atau lebih file. Setiap URL unik, mengidentifikasi satu file tertentu.

Apa yang khas dari URL? Berikut ini contohnya :
  • http://anekaremajaviral.blogspot.com (Halaman Blog anekaremajaviral)
Bagian pertama dari URL (sebelum dua garis miring) memberitahu jenis sumber daya atau metode akses di alamat itu. Sebagi contoh :
  • http : dokumen hypertext atau direktori.
  • ftp : file yang tersedia untuk di download atau direktori file tersebut.
  • news : newsgroup
  • file : file yang terletak pada drive lokal komputer Anda.
Bagian kedua biasanya adalah alamat komputer di mana data atau layanan berada. Bagian tambahan mungkin menentukan nama file, port untuk menghubungkan ke, atau teks untuk mencari dalam database.

Bagian-bagian dari URL

Sebuah URL lengkap umumnya terdiri dari tiga komponen : protokol, nama situs, dan path absolut ke dokumen atau sumber daya, seperti contoh dibawah ini :
  • http://anekaremajaviral.blogspot.co.id/p/about.html

http://

Hal pertama yang dilakukan adalah URL menentukan protokol yang akan digunakan untuk transaksi tertentu. Aturan HTTP membiarkan server tahu untuk menggunakan Hypertext Transfer Protocol, atau masuk ke dalam "modus web".

www.example.com

Bagian berikutnya dari URL mengidentifikasi situs dengan nama domainnya. Dalam contoh ini, nama domain adalah example.com. WWW dibagian awal adalah nama host tertentu di domain tersebut. Nama host "WWW" telah menjadi sebuah kesepakatan. Tetapi, kadang-kadang nama host dapat dihilangkan. Bisa lebih dari satu website di domain (kadang-kadang disebut subdomain) misalnya, ada : anekaremajaviral.blogspot.com, clients.example.com dan sebagainya.

/2015/samples/first.html

Ini adalah path absolut melalui direktori pada server ke dokumen HTML yang diminta, first.html. Kata-kata dipisahkan oleh garis miring adalah nama direktori, dimulai dengan direktori root dari host (seperti yang ditunjukkan oleh awal /). 

Sebagian dari URL yang akan menggunakan start dengan http, yang merupakan singkatan dari Hypertext Transfer Protocol, metode yang file HMTL yang ditransfer melalui web. Berikut adalah beberapa hal-hal lain untuk mengetahui tentang URL :

  • Sebuah URL biasanya tidak memiliki spasi.
  • Penulisan URL tidak sensifit huruf besar-kecil. Jadi mengetik "http://anekaremajaviral.blogspot.com" atau "HTTP://anekaremajaviral.BLOGSPOT.COM" atau variasi huruf besar dan kecil akan membawa ke halaman yang sama.
Jika mengetik URL tidak benar, browser tidak akan dapat menemukan situs atau sumber daya yang diinginkan. Jika mendapatkan pesan error atau mengakses situs yang salah, periksalah untuk melihat apakah mengeja alamt dengan benar.

File Standar

Tidak setiap URL adalah terlihat begitu panjang. Banyak alamat tidak termasuk nama file, tapi hanya menunjuk ke sebuah direktori, seperti ini :

  • http://www.w3schools.com/
  • http://w3schools/html/

Ketika server menerima permintaan untk nama direktori bukan file tertentu, terlihat dalam direktori tersebut untuk dokumen default, biasanya bernama index.html. Jadi, sebenarnya secara tidak langsung, kita mengetikkan alamat lengkap seperti ini (sebagai contoh jika index.html sebagai default) :

http://www.w3schools.com/index.html

Nama file default (juga disebut sebagai file indeks) dapat bervariasi, dan tergantung pada bagaimana server dikonfigurasi. Dalam contoh ini, dinamai index.html, tetapi beberapa server menggunakan nama file default htm. Jika situs menggunakan pemograman server-side untuk menghasilkan halaman, file indeks mungkin diberi nama index.php atau index.asp.

hal lain yang perlu diperhatikan adalah bahwa dalam contoh pertama, URL asli tidak memiliki garis miring untuk menunjukkan itu adalah sebuah direktori. Ketika slash dihilangkan, server hanya menambahkan satu jika menemukan direktori dengan nama itu.

File index ini juga berguna untuk keamanan. Beberapa server (tergantung pada konfigurasi mereka) menampilkan isi direktori jika file default tidak ditemukan.

Salah satu cara untuk mencegah orang melihat file-file pada direktori adalah memastikan ada file index di setiap direktori. Administrator server juga dapat menambahkan perlindungan lain untuk mencegah direktori ditampilkan di browser.

Setelah file index dibuka oleh browser, maka akan disajikan seluruh informasi yang ada dalam dokumen HTML dari file tersebut.

Baca Juga :  Profesi Dalam Bidang Pengembangan Aplikasi Web

Sumber : Ebook Pemograman Web

Masa Penjajahan Jepang di Indonesia (Nusantara)

1. Awal Berkuasanya Jepang

Awal berkuasanya Jepang
Image By : jejaksejarah.weebly.com
Pada tahun 1939, meletuslah Perang Dunia II. Perang ini melibatkan dua kelompok negara, yaitu kelompok Sekutu yang dimotori oleh Amerika Serikat, Inggris, Prancis, dan Belanda dengan kelompok sentral yang dimotori oleh Jerman, Jepang, dan Italia. Kedua kelompok tersebut saling menyerang. Negara yang tidak ikut perang pun merasakan akibatnya, terutama negara-negara jajahan.

Pada 7 Desember 1941, Jepang berhasil menyerang Pearl Harbour yang merupakan pangkalan perang Amerika Serikat di Pasifik. Perang besar tersebut disebut sebagai Perang Pasifik atau Perang Asia Timur Raya, dan pada saat itu Jepang berhasil melumpuhkan kekuatan Sekutu.

Setelah berhasil melumpuhkan pangkalan perang Amerika, Jepang kemudian berusaha mengusir Belanda di Nusantara. Pada 11 Januari 1942, Jepang berhasil menguasai Pulau Tarakan di Kalimantan Timur. Kemudian, pada 1 Maret 1942, di bawah pimpinan Letnan Jenderal Hitoshi Himamura, pasukan Jepang mendarat serentak di Banten, Eretan Wetan (Jawa Barat) dan Kragan (Jawa Tengah). Pada 5 Maret 1942, Jepang berhasil menduduki Batavia. Temtara Belanda semakin terdesak, dan pada 8 Maret 1942 Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang.

Penyerahan tersebut ditandai dengan ditandatanganinya perjanjian di Kalijati Subang (Jawa Barat). Dalam penandatanganan tersebut, pihak Jepang diwakili oleh Jenderal Hitoshi Himamura dan pihak Belanda diwakili oleh Jenderal Ter Poorten. Sejak saat itu, Indonesia resmi dikuasai oleh Jepang.

2. Masa Pendudukan Jepang

Jepang menyerbu dan mengusir tentara Belanda dari Indonesia tentu ada tujuannya. Indonesia merupakan negara yang kaya akan bahan tambang, kaya akan hasil pertanian dan memiliki jumlah penduduk yang banyak. Hal ini, dapat membantu Jepang dalam menghadapi tentara Sekutu. Adapun tujuan Jepang menguasai Indonesia, yaitu sebagai berikut.

a. Jepang memerlukan bahan mentah, seperti minyak bumi dan batu bara untuk keperluan perang.
b. Penduduk Indonesia jumlahnya banyak sehingga dapat membantu Jepang dalam bekerja.
c. Indonesia kaya akan hasil pertanian dan perkebunan.

Untuk memengaruhi masyarakat Indonesia, agar mau membantu Jepang maka Jepang melakukan berbagai cara antara lain sebagai berikut.

a. Bendera merah putih diizinkan berkibar.
b. Lagu Indonesia Raya diizinkan untuk dinyanyikan.
c. Bahasa Indonesia diizinkan digunakan sebagai bahasa pengantar.
d. Mendirikan berbagai organisasi. Adapun organisasi yang dibentuk pada zaman penjajahan Jepang, di antaranya sebagai berikut.

Penyerangan Pearl Harbor
Image By : rifqirusdirahman.blogspot.com
1) Gerakan Tiga A, merupakan organisasi pertama yang didirikan Jepang pada 29 April 1942 yang dipimpin oleh Mr. Samsudin. Isi Gerakan Tiga A yaitu Jepang Cahaya Asia, Jepang Pelindung Asia, dan Jepang Pemimpin Asia.
2) Majelis A'la Indonesia (MIAI) atau Majelis Syura Muslimin Indonesia (Masyumi) dibentuk pada 22 November 1943, dibawah pimpinan K.H Hasyim Asj'ari yang merupakan organisasi Islam yang didirikan oleh Jepang.
3) Putera (Pusat Tenaga Rakyat), didirikan pada 1 Maret 1942. Organisasi ini dipimpin oleh empat serangkai, yaitu Ir. Soekarno, Drs. Mohammad Hatta, Ki Hajar Dewantara, dan K.H. Mas Mansyur.
4) Jawa Hokokai (Himpunan Kebaktian Jawa), didirikan pada 8 Januari 1944. Organisasi ini dipimpin oleh pejabat-pejabat Jepang.

Pada masa penjajahan Jepang, kehidupan rakyat sangat menderita. Bangsa Jepang mengambil paksa semua hasil bumi termasuk hasil padi rakyat. Akibatnya terjadi kelaparan dimana-mana karena bahan makanan dan pakaian sulit didapat.

Selain itu, Jepang memberlakukan sistem kerja paksa atau romusha untuk membangun jalan, jembatan, dan lapangan udara. Mereka tidak hanya dipekerjakan di dalam negeri tetapi juga dikirim ke Malaysia, Vietnam, Myanmar, dan Thailand. Mereka bekerja tanpa upah dan tanpa makanan yang cukup. Meskipun Jepang hanya berkuasa selama tiga tahun di Indonesia, penderitaan bangsa Indonesia sangat besar dan berat.

Pada tahun 1943 kekuatan Jepang di Asia Pasifik mulai terdesak oleh Amerika Serikat. Jepang memerlukan tambahan tentara untuk membantunya melawan kekuatan Amerika dan Sekutunya. Hal tersebut, mendorong Jepang untuk memberikan latihan kemiliteran. Jepang berharap organisasi kemiliteran yang telah dibentuk akan dapat membantu Jepang melawan sekutu. Organisasi kemiliteran yang dibentuk Jepang, di antaranya sebagai berikut.

Barisan Pelajar Jepang
Image By : www.slideshare.net
a. Seinendan (Barisan Pemuda), beranggotakan pemuda berusia antara 14-22 tahun.
b. Keibodan (Barisan Pembantu Polisi), beranggotakan pemuda berusia 26-35 tahun.
c. Heiho (Pembantu Prajurit Jepang), anggota Heiho ditempatkan dalam kesatuan tentara Jepang sehingga bannyak dikerahkan ke medan perang.
d. Pembela Tanah Air (PETA), dibentuk pada 3 Oktober 1943. Calon perwira PETA mendapatkan pelatihan di Bogor. Tujuan didirikannya PETA adalah untuk mempertahankan wilayah masing-masing.
e. Fujinkai (Barisan Perhimpunan Wanita), Suishintai (Barisan Pelopor), Jibakutai (Barisan Berani Mati), Seinentai (Barisan Murid Sekolah dasar), Gakukotai (Barisan Murid Sekolah dan Lanjutan), dan Hizbullah (Organisasi pemuda-pemuda Islam yang dididik militer).

Baca Juga : Masa Penjajahan Belanda di Indonesia (Nusantara).

Sumber: Buku " Fun Learning Social Science 5 for Grade V Elementary School ".

Masa Penjajahan Belanda di Indonesia (Nusantara)

Masa Penjajahan Belanda di Indonesia (Nusantara) - Persaingan perdagangan di Nusantara semakin memanas antara Portugis, Spanyol, dan Belanda. Untuk menghadapi persaingan tersebut, Belanda kemudian membentuk Vereenigde Oost Indische Compagnie (VOC). VOC didirikan pada 20 Maret 1602. VOC memiliki hak-hak istimewa, antara lain:

1. Membuat perjanjian dengan raja-raja setempat.
2. Menyatakan perang dan mengadakan perdamaian.
3. Membuat senjata dan mendirikan benteng.
4. Mencetak uang ;
5. Mengangkat dan memberhentikan pegawai.

Masa Penjajahan Belanda di Indonesia (Nusantara)
Image By: istikomah85.wordpress.com




1. Masa Pemerintahan Jan Piterzoon Coen

Gubernur Jenderal VOC pertama kali ialah Jan Pieterzoon Coen. Ia menyerang dan merebut jayakarta dari Pangeran Wijayakrama dan mengganti nama Jayakarta menjadi Batavia. Belanda memindahkan pusat VOC dari Ambon ke Batavia karena letak Batavia di anggap lebih strategis.

Kebiakan-kebiakan yang dibuat VOC sangat merugikan rakyat. Rakyat harus menjual hasil pertanian hanya kepada VOC dengan harga yang telah ditentukan oleh VOC. Selain itu, para penguasa pribumi juga hanya boleh berdagang dengan VOC.

2. Masa Pemerintahan Herman Willem Daendels

Pada tahun 1795, pasukan Revolusi Prancis di bawah pimpinan Napoleon Bonaparte berhasil menguasai negeri Belanda. Pada tahun 1806, Napoleon Bonaparte mengangkat adiknya Louis Napoleon untuk menjadi Raja Belanda. Louis Napoleon kemudian mengirim Herman Willem Daendels untuk menjadi Gubernur Jenderal di Indonesia. Tugas Daendels, yaitu mempertahankan Indonesia dari serangan Inggris.

Kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan Daendels sangat menyengsarakan rakyat. Daendels memberlakukan sistem kerja paksa (rodi) dengan membangun jalan dari Anyer sampai Panarukan. Ribuan rakyat dipaksa bekerja tanpa henti dan tanpa makanan yang cukup sehingga ribuan nyawa melayang. Kebiakan Daendels menimbulkan kebencian rakyat dan penguasa lokal. Hubungan pemerintah Belanda  dengaan penguasa lokal menjadi tidak harmonis. Oleh karena itu, pada tahun 1811, Daendels dipecat dari jabatannya dan digantikan oleh Jan Willem Janssen.

3. Masa Pemerintahan Thomas Stamford Raffles

Pada tahun 1811, Inggris mendarat di Pulau Jawa dan berhasil merebut Batavia dari Belanda. Belanda yang terdesak kemudian menyerah dan membuat perjanjian dengan Inggris. Berdasarkan Perjanjian Tuntang, Inggris menguasai seluruh Jawa, Madura dan seluruh Pangkalan Belanda di luar Jawa.

Thomas Stamford Raffles ditunjuk sebagai gubernur jenderal yang mewakili kekuasaan Inggris di Nusantara. Raffles memberlakukan kebijakan seperti yang dilakukan VOC dan Daendels, yaitu wajib kerja untuk menanam tanaman yang laku di pasaran, seperti kopi dan kayu jati. pemerintahan Inggris di Nusantara berlangsung selama lima tahun.

4. Masa Pemerintahan Hindia-Belanda

Pada tahun 1814, Belanda dan Inggris menandatangani Perjanjian London yang memberikan hak kepada Belanda untuk mendapatkan kembali daerah kekuasaannnya di Nusantara. Pada tahun 1816, Belanda kembali berkuasa di Indonesia di bawah pimpinan Van der Capellen. Kemudian pada tahun 1830, gubernur jenderal Belanda diganti oleh Van den Bosch.

Pada masa pemerintahan Van den Bosch, kas negara Belanda sudah kosong akibat perang. Oleh karena itu, untuk mengisi kas negara, Van den Bosch memberlakukan sistem tanam paksa atau Cultuur Stelsel. Rakyat Indonesia dipaksa untuk menanam tanaman yang laku di pasaran dunia dengan tugas agar Belanda mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya.

Adapun aturan tanam paksa, yaitu sebagai berikut.

a. Penduruk desa diwajibkan menyediakan seperlima dari tanahnya untuk ditanami tanaman yang laku di pasaran Eropa.
b. Tanah yang dipakai untuk tanaman yang diwajibkan ini dibebaskan dari pajak tanah.
c. Hasil tanaman wajib itu harus diserahkan kepada pemerintah Hindia-Belanda.
d. Rakyat yang tidak memiliki tanah, harus bekerja selama 66 hari dalam setahun.
e. Kegagalan panen tanaman wajib, akan menjadi tanggung jawab pemerintah.

Dilihat dari aturan tanam paksa ini, tampaknya tidak terlalu memberatkan rakyat, tetapi pada kenyataannya aturan ini banyak dilanggar oleh Belanda. Pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan Belanda antara sebagai berikut.

a. Rakyat tidak sempat menggarap sawah dan ladang untuk kebutuhan sehari-harinya karena sibuk mengurusi tanaman wajib.
b. Rakyat yang tidak memiliki tanah harus bekerja melebihi waktu yang ditentukan dalam peraturan.
c. Pada lahan yang subur, jatah tanah untuk tanaman wajib melebihi seperlima sehingga untuk menanam tanaman kebutuhan sehari-hari, petani harus menanam di tanah yang tidak subur.
d. Lahan untuk tanaman wajib tetap harus membayar pajak.
e. Kegagalan panen tanaman wajib tetap menjadi tanggung jawab rakyat.

Dengan penerapan tanam paksa ini, rakyat menjadi semakin menderita. Bencana kelaparan di mana-mana. Sebaliknya, kas Belanda yang kosong telah terisi penuh kembali. Oleh karena itu, kebijakan tanam paksa ini banyak ditentang oleh masyarakat pribumi maupun dari warga Belanda. Sejak tahun 1845, sistem tanam paksa dianggap tidak lagi menguntungkan sehingga pemerintah kolonial Belanda menghapus kebijakan tersebut perlahan-lahan, dan pada tahun 1870, sistem tanam paksa dihentikan.

Baca Juga: Sejarah Kedatangan Bangsa Eropa ke Nusantara.

Sumber: Buku " Fun Learning Social Science 5 for Grade V Elementary School ".

Demikianlah artikel saya kali ini tentang Masa Penjajahan Belanda di Indonesia (Nusantara). Semoga bermanfaat bagi Anda. Jika Anda menyukai artikel ini tolong dibagikan dan beri komentar. Sekian dan Terimakasih.



Sejarah Kedatangan Bangsa Eropa ke Nusantara

Sejarah Kedatangan Bangsa Eropa ke Nusantara - Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam (SDA). Hal ini menyebabkan bangsa-bangsa Eropa tertarik untuk datang ke Indonesia untuk mencari rempah-rempah. Adapun bangsa-bangsa Eropa yang datang yaitu Portugis, Spanyol, Belanda, dan Inggris.

Sejarah Kedatangan Bangsa Eropa ke Nusantara
Image By: aminhidayatcenter.blogspot.com



1. Kedatangan Portugis

Portugis mencapai wilayah Nusantara pada tahun 1511. Portugis mendarat di Ternate (Maluku Utara), kemudian mendirikan kantor dagang dan benteng. Kekuasaan Portugis di Nusantara tidak bertahan lama karena banyak mendapat perlawanan dari para penguasa pribumi. Pada akhir abad ke- 16, Portugis akhirnya mengalihkan kekuasannya ke Kepulauan Nusa Tenggara dan akhirnya menetap di Timor.

2. Kedatangan Spanyol

Pada tahun 1521, Spanyol datang ke Maluku, kedatangan Spanyol ini mendapat pertentangan dari Portugis yang telah datang terlebih dahulu. Akhirnya terjadi pertikaian antara Spanyol dan Portugis. Spanyol dibantu oleh Kerajaan Tidore. Adapun Portugis dibantu oleh Kerajaan Ternate. Namun, Spanyol kalah kuat dari Portugis sehingga berdasarkan Perjanjian Saragosa, Spanyol harus pergi dari Maluku.

3. Kedatangan Belanda

Belanda pertama kali mendarat di Banten pada tahun 1596 di bawah pimpinan Cornelis de Houtman. Kedatangan Belanda ini tidak disambut baik oleh penguasa Banten. Belanda memaksa Banten untuk menyediakan rempah-rempah dalam jumlah yang banyak. Namun, permintaan tersebut tidak sesuai dengan pembayaran yang diminta masyarakat Banten dan akhirnya menolak permintaan dari Belanda. Kemudian, Belanda menembaki Pelabuhan Banten.

Pada tahun 1598, Belanda kembali mendarat di Banten di bawah pimpinan Jacob van Neck, Waerwijck dan Heemskerck. Kedatangan yang kedua ini, Belanda bersikap baik dan dapat menyesuaikan diri dengan keadaan setempat. Oleh karena itu, kedatangan yang kedua ini disambut baik oleh masyarakat Banten.

4. Kedatangan Inggris

Pada tahun 1602, Sir James Lancaster tiba di Aceh, kemudian melanjutkan perjalanannya ke Banten. Di Banten, ia mendirikan kantor dagang dan kembali ke tanah airnya dengan membawa banyak rempah-rempah. Pada tahun 1604, Inggris datang kembali ke Nusantara di bawah pimpinan Sir Henry Middleton. Mereka mengunjungi Ternate, Tidore, dan Banda. kedatangan mereka yang kedua ini mendapat pertentangan keras dari VOC (persekutuan dagang milik Belanda). Pada tahun 1623, Inggris menarik diri dari kegiatan perdagangan di Nusantara.

Baca Juga: Apresiasi Karya Seni Rupa Murni Nusantara.

Sumber: Buku " Fun Learning Social Science 5 for Grade V Elementary School ".

Demikianlah artikel saya kali ini tentang Sejarah Kedatangan Bangsa Eropa ke Nusantara. Semoga bermanfaat bagi Anda. Jika Anda menyukai artikel ini tolong dibagikan dan dikomentari ya. Sekian dan Terimakasih.

5 Penemuan Arkeologi Yang Menggemparkan Sejagat

5 Penemuan Arkeologi Yang Menggemparkan Sejagat - Penemuan-penemuan dari para arkeolog memang tidak hal yang biasa, di antaranya mungkin menjadi penemuan pertama.

Hasil dari penggalian para arkeolog ini juga menemukan beberapa lokasi dan benda yang terbilang mengerikan. Seperti Makam Tengkorak, Perang Kimia, Selokan Mayat Bayi, Kuburan Massal Viking Tanpa Kepala, dan Mumi Menjerit.

Teori perihal penemuan ini juga beberapa kali berubah, lantaran misteri yang terkandung di dalamnya. Penemuan arkeologi ini juga dilatarbelakangi oleh sejarah yang menyeramkan.

Berikut ini penemuan arkeologi yang menggemparkan sejagat :

1. Makam Tengkorak di Swedia


Penemuan Arkeologi Yang Menggemparkan Sejagat

Pada tahun 2009, sejumlah arkeolog menggali dasar sebuah danau yang telah kering yang sudah ada sejak zaman prasejarah di wilayah Motala, Swedia. Ketika itu, mereka tersandung oleh bebatuan misterius yang berada di dasar danau kuno itu.

Mereka kemudian memulai penggalian dan menemukan benda-benda yang memiliki struktur dari zaman primitif, seperti tulang hewan, alat-alat dari batu, dan sepuluh tengkorak yang berusia delapan ribu tahun, mulai dari anak-anak hingga dewasa.

Mereka juga menemukan tengkorak yang kesebelas terpendam jauh di dalam lumpur di dasar danau itu. Mereka kemudian menemukan fragmen dari salah satu tengkorak yang sengaja dimasukkan ke dalam tempurung kepala tengkorak kesebelas.

Namun, kejadian mengerikan belum berakhir, lantaran para arkeolog mengemukakan bahwa beberapa tubuh yang berada di dasar danau itu kemungkinan juga bekas di bakar.

2. Perang Kimia Kuno di Suriah


Penemuan Arkeologi Yang Menggemparkan Sejagat

Pada tahun 1933, arkeolog yang berasal dari Perancis, Robert du Mesnil du Buisson, melakukan sebuah penggalian di wilayah Dura-Europos, yang terletak di dekat kota Al-Sahiliyah, sebelah Timur Suriah. Dura-Europos merupakan tempat di mana bangsa Persia kuno mengepung musuh abadi mereka yaitu Bangsa Romawi.

Selama dalam proses penggalian,  Robert menemukan beberapa terowongan yang digunakan untuk mengepung pihak lawan. Ia juga menemukan setumpuk kerangka yang diyakini milik 19 tentara Romawi di salah satu terowongan. Semua tentara itu tewas dalam keadaan hendak melarikan diri dari sesuatu. Satu tentara Persia juga ditemukan sedang mencengkeram baju besinya dalam keadaan panik.

Namun, di tempat itu ia juga menemukan kejadian aneh lainnya yakni adanya bekas belerang dan aspal di sepanjang dinding terowongan. Hal ini tentu saja membuat ia berfikir apa yang membuat tentara Persia meninggal ketakutan, 19 tentara Romawi tewas karena hendak menghindari sesuatu, dan bekas belerang yang tersisa di dinding-dinding terowongan.

Alhasil, penjelasan yang dapat menjawab keanehan kejadian itu dan sedikit lebih masuk akal adalah saat penyelidikan dilakukan dan arkeolog asal Inggris Simon James, setelah penggalian yang dilakukan Robert. Simon memperkirakan kematian menakutkan yang dialami tentara itu disebabkan karena adanya perang kimia pertama yang pernah dilakukan.

3. Selokan Mayat Bayi di Israel


Penemuan Arkeologi Yang Menggemparkan Sejagat

Sekelompok arkeolog pernah menggali sebuah selokan dibawah tempat pemandian zaman Romawi Bizantium di kota Ashkelon, Israel. Ketika itu mereka menarik sebuah batang yang mereka yakini hanyalah sebuah tongkat.

Tetapi, mereka menemukan ratusan tulang-belulang yang kecil-kecil. Para arkeolog ini kemudian mulai menemukan tengkorak dan baru menyadari bahwa mereka semua sedang berdiri di dalam selokan, yang tidak lain dipergunakan untuk membuang mayat-mayat bayi yang baru lahir.

Di dalam selokan kuno ini para arkeolog menemukan hampir seratus mayat. Tidak ada yang tahu pasti mengapa tulang-belulang itu berada di sana. Pada awalnya, mereka berfikir bahwa selokan itu digunakan hanya untuk membuang bayi yang berjenis kelamin perempuan, di mana para orang tua pada periode itu memang kerap memperlakukan kaum perempuan secara tidak semestinya.

Namun, dari hasil penelitian lanjutan menyebut bahwa tulang-tulang itu banyak yang berasal dari bayi berjenis kelamin laki-laki. Hal itu menyiratkan fakta bahwa pemandian itu mungkin digunakan bagi para pelacur. Selanjutnya mereka kemudian membuang bayi laki-laki di selokan yang terletak dibawah tempat pemandian itu, tetapi tetap membesarkan bayi perempuan sehingga bisa dipersiapkan untuk kehidupan yang menguntungkan di masa yang akan datang.

4. Kuburan massal Viking tanpa kepala di Inggris


Penemuan Arkeologi Yang Menggemparkan Sejagat

Para arkeolog menggali sebuah sisi jalan tua di wilayah Dorset, Inggris. Namun, bukannya menemukan bebatuan, mereka justru menemukan sesuatu di luar dugaan mereka, yaitu kuburan massal yang didalamnya terdapat mayat 54 tentara Viking tanpa kepala.

Para arkeolog ini kemudian berhati-hati dalam mencatat posisi tulang-belulang tersebut. Ketika mereka mulai menggali, mereka menemukan sesuatu yang tidak biasa mengenai kuburan itu. Lantaran tulang kaki dan lengan, kepala serta kerangka diatur dengan rapi dalam susunan secara terpisah.

Para arkeolog kemudian mengemukakan teori awal menyebut bahwa tentara Viking ini kemungkinan dibunuh setelah ditangkap oleh para penghuni desa setempat yang selamat dari serangan Viking. Mayat mereka kemudian ditelanjangi lalu di potong-potong oleh warga. Para warga ini kemudian mengambil beberapa kepala para Viking untuk dijadikan cenderamata atau sesuatu yang dapat disimpan.

Namun, para arkeolog kemudian mengubah teori mereka tentang para tentara Viking itu, dan menyatakan bahwa para tentara Viking  kemungkinan tidak dipenggal secara brutal oleh sekelompok orang yang ingin balas dendam kepada para Viking.  Tetapi, para Viking ini kemungkinan telah dikorbankan dalam sebuah ritual dari budaya sekitar pada waktu itu.

5. Mumi menjerit di Mesir


Penemuan Arkeologi Yang Menggemparkan Sejagat

Pada tahun 1886, Kepala Dinas Perbekalan Mesir, Gaston Maspero, melakukan pekerjaan seperti biasanya, yakni membuka beberapa sarkofagus mumi, membuka kain pembungkus mumi, dan mencatat semua berkaitan dengan mumi itu. Namun, saat itu, ia menemukan sarkofagus yang sangat biasa dan polos.

Tidak seperti sarkofagus para raja dan ratu Mesir, sarkofagus ini tidak memberikan informasi mengenai identitas mumi di dalamnya. Bahkan, yang lebih aneh lagi mumi itu dibungkus dengan kulit domba (kulit yang dianggap najis oleh bangsa Mesir Kuno).

Pada saat ia membuka sarkofagus itu, Gaston melihat tangan dan kaki mumi terikat. Ia membuka secara perlahan-lahan sarkofagus itu dan menemukan mumi seakan sedang berteriak dengan wajah memandang kearahnya.

Lantaran memiliki sarkofagus yang aneh,  tangan serta kaki yang terikat, dan ekspresi wajah yang tampaknya tersiksa, para ahli kemudian menyimpulkan bahwa mumi itu kemungkinan mati diracuni, dikubur hidup-hidup atau di siksa sebelum akhirnya meninggal.

Baca Juga: Misteri Hilangnya 11 Hari Pada Bulan September 1752.

Referensi: http://www.yudhe.com/5-penemuan-arkeologi-paling-mengerikan-sejagat/.

Demikianlah artikel saya kali ini tentang 5 Penemuan Arkeologi Yang Menggemparkan Sejagat. Semoga bermanfaat bagi Anda. Jika Anda menyukai artikel ini tolong dibagikan dan dikomentari ya. Sekian dan Terimakasih.