Tampilkan postingan dengan label wisata indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wisata indonesia. Tampilkan semua postingan

5 Danau Paling Dalam Di Indonesia

5 Danau Paling Dalam Di Indonesia - Menurut Wikipedia Indonesia, danau merupakan cekungan besar di permukaan bumi yang digenangi oleh air, baik itu air tawar maupun air asin di mana cekungan tersebut dikelilingi oleh daratan. Danau dapat dibedakan menurut proses terjadinya seperti danau tektonik, danau vulkanik, maupun danau buatan. Nah, Indonesia merupakan negara tropis yang mempunyai banyak danau. Danau-danau di Indonesia kerap dikunjungi wisatawan sebagai tempat wisata. Nah, beberapa danau di Indonesia mempunyai kedalaman yang cukup menakjubkan.

Berikut adalah 5 Danau Paling Dalam Di Indonesia :


1. Danau Matano – 590 m

Danau Paling Dalam Di Indonesia


Danau yang terletak di kota Sorowako, Luwu Timur ini memiliki kedalaman 590 meter (1.969 kaki). WWF menjuluki Danau Motano sebagai danau paling dalam di indonesia bahkan Asia Tenggara serta terdalam kedelapan di dunia. Air danau ini sangat jernih dan sering dijadikan tempat berlibur bagi masyarakat setempat. Saking jernihnya, penduduk sekitar danau pun menggunakan air danau sebagai air minum. Di danau juga terdapat spesies ikan yang menarik minat ilmuwan, yakni ikan Butini (Glossogobius matanensis).


2. Danau Toba – 529 m

Danau Paling Dalam Di Indonesia

Meski dijuluki danau terbesar di Asia Tenggara, ternyata kedalaman Danau Toba masih kalah dengan Danau Matano. Danau Toba hanya memiliki kedalaman maksimal 529 m. Danau vulkanik ini memiliki sebuah pulau di tengah-tengahnya. Danau Toba terbentuk saat ledakan supervolcano 73.000 tahun yang lalu terjadi. Letusan tersebut selain menyebabkan terbentuknya kaldera yang menjadi cikal bakal Danau Toba. Letusan juga menyusutkan populasi manusia hingga 60% pada saat itu.

Baca Juga Artikel Tentang Danau Toba Lainnya :

5 Kisah Misteri Danau Toba Paling Menakutkan
4 Pulau Tersembunyi Yang Indah Di Danau Toba




3. Danau Poso – 450 m

Danau Paling Dalam Di Indonesia

Danau Poso merupakan danau terbesar ketiga di Indonesia sekaligus salah satu danau paling dalam di indonesia. Kedalaman Danau Poso adalah 450 m. Danau yang tenang ini merupakan tempat peternakan belut, ikan Sidat atau Sugili terbesar di dunia. Danau ini juga merupakan salah satu danau terindah di dunia dengan pasir putih yang terdapat di tepi danau hingga dasar danau.


4. Danau Dibawah – 309 m

Danau Paling Dalam Di Indonesia

Danau ini merupakan danau kembar yang terletak di kabupaten Solok, Sumatera Barat. Danau ini mempunyai kedalaman 309 m. Di tepi danau, penduduk biasa bercocok tanaman holtikultura, seperti kol, wortel, dan kayu manis. Uniknya, meski berada diberi nama Danau Dibawah, danau ini sesungguhnya terletak di bagian atas danau kembarannya.


5. Danau Singkarak – 268 m

Danau Paling Dalam Di Indonesia

Danau yang terletak di antara kabupaten Solok dan kabupaten Tanah Datar merupakan salah satu danau paling dalam di indonesia dengan kedalaman mencapai 268 m. Danau ini merupakan hulu dari Batang Ombilin, sebuah sungai yang mengalir di Sumatera Barat. Di danau ini terdapat spesies ikan endemik, yakni ikan bilih. Ikan ini diperkirakan hanya hidup di danau ini. Tak heran, ikan bilih kerap menjadi olahan bagi mereka yang melancong ke Danau Singkarak.


Sumber : liputan6.com

5 Danau Paling Unik Di Indonesia

5 Danau Paling Unik Di Indonesia - Kekayaan alam yang kita miliki sangatlah melimpah ruah dari dasar laut hingga puncak gunung. Kita memiliki jutaan ragam flora dan fauna, panorama alam yang tak jemu-jemu untuk dipandang juga keajaiban alam yang membuat kita terhenyak. Salah satunya adalah danau-danau unik dan langka yang kita miliki.

Berikut adalah  5 Danau Paling Unik Di Indonesia :


1. Danau Kakaban, Kalimantan Timur

Danau Paling Unik Di Indonesia


Danau yang terletak di Pulau Kakaban, Berau Kalimantan Timur ini memerangkap air laut, air dalam tanah dan air hujan sejak 2 juta tahun lalu. Danau Kakaban termasuk danau prasejarah yakni ketika Zaman Peralihan Holosin. Dengan luas sekitar 5 Km2 dikelilingi dinding karang terjal setinggi 50 M sehingga air laut yang terperangkap tidak bisa keluar.

Dalam perkembangannya kemudian, air disini menjadi lebih tawar dan menyebabkan perubahan ekosistem yang unik. Pulau dengan danau seperti ini selain di Berau, Indonesia hanya ada di Danau Ubur-ubur Palau, Kepulauan Micronesia. Kakaban sendiri artinya adalah "memeluk", jadi pulau yang memeluk danau dan juga flora dan fauna di sekitarnya. Jika anda pergi ke Derawan, jangan lupakan Kakaban.


2. Danau Labuan Cermin, Kalimantan Timur

Danau Paling Unik Di Indonesia

Danau ini bening seperti kaca dengan dua rasa, tawar dan asin. Yup, hal ini karena Danau Labuan Cermin merupakan campuran antara danau air tawar dan air asin. Permukan merupakan air tawar yang tidak tercampur dengan dasar danau dimana terdapat aliran air asin. Perbedaan air tersebut juga mengakibatkan perbedaan ikan yang hidup antara di permukaan dan dasar danau. Setelah dari Kakaban anda bisa mendatangi Labuan Cermin dalam rangka mengeksplorasi Derawan.


3. Danau Kelimutu, NTT

Danau Paling Unik Di Indonesia

Siapa yang tidak tau Danau Kelimutu yang memiliki panorama menakjubkan dari 3 danau dengan warna yang berbeda. Danau ini terletak di Gunung Kelimutu, Pulau Flores, NTT. Danau yang biasa kita sebut Danau Tiga Warna ini memang memiliki 3 buah kawah danau dengan warna yang berbeda yakni merah, biru dan putih.

Seiring dengan perjalanan waktu, warna-warna ini pun berubah. Kelimuti sendiri gabungan dari kata 'keli' yang berarti gunung dan 'mutu' yang berarti mendidih. Dibalik panorama alam yang menyegarkan mata, masing-masing danau ini dipercaya memiliki kekuatan alam dan makna yang berbeda-beda. Penduduk setempat percaya danau ini menjadi rumah para jiwa-jiwa orang yang telah meninggal dan wajib memberikan sesajen ketika danau berubah warna.


4. Danau Merah Pagaralam, Bengkulu

Danau Paling Unik Di Indonesia

Danau berwarna merah darah ini terletak di perbukitan Raje Mandare perbatasan Kota Pagaralam dan Kaur, Bengkulu. Meskipun permukaan danau tampak berwarna merah, tetapi sebenarnya dia bening seperti air pada umumnya. Danau ini seperti halnya dengan Danau Hilier yang berwarna merah muda di Kanada.

Danau Merah Pagaralam baru diketahui pada tahun 2010 ketika ada rombongan warga yang melakukan ekspedisi di kawasan Rimbacandi. Untuk mencapai ke danau ini diperlukan waktu 1-2 hari perjalanan dari Kota Bengkulu melewati hutan, kawasan rimbacandi, dan Dempo Selatan. Berminat untuk ekspedisi?


5. Danau Satonda, NTB

Danau Paling Unik Di Indonesia

Danau ini juga memerangkap air laut didalamnya bahkan kadar garam di danau ini diperkirakan lebih tinggi dari air laut disekitarnya. Danau ini diperkirakan terbentuk akibat letusan Gunung Tambora. Belum banyak penelitian yang dilakukan untuk melihat ragam flora dan fauna yang hidup disana.

Penelitian paling lengkap dilakukan oleh dua orang ilmuwan Eropa, Kempe dan Kazmierczak di tahun 1989 dan 1996. Hasil penelitiannya mereka tuangkan dalam artikel berjudul Microbialities & Hydrochemistry of the Crater Lake Satonda, tahun 1996. 

Nah, itulah 5 Danau Paling Unik Di IndonesiaLuar biasa bukan apa yang dimiliki oleh Nusantara dari Sabang sampai Merauke ini?


Sumber : liputan6.com

7 Sungai Paling Unik Di Indonesia

7 Sungai Paling Unik Di Indonesia - Siapa bilang Indonesia tidak punya tujuan wisata keren yang membuat kita serasa di luar negeri? Ingin merasakan sensasi menyusuri sungai Amazon, bisa. Ingin menjelajah di gua bawah tanah lewat sungai? Juga bisa. Di tempat-tempat ini, Anda akan merasakan sensasi tempat-tempat di luar negeri. Sungai-sungai apa saja?

Berikut adalah 7 Sungai Paling Unik Di Indonesia :


1. Sungai Mahakam, Kalimantan Timur

Sungai Paling Unik Di Indonesia


Jika anda ingin menyaksikan lumba-lumba secara langsung, anda tak perlu pergi jauh ke Jamaika yang terkenal karena lumba-lumba liarnya yang jinak. Di Sungai Mahakam, Kutai Barat, anda pun bisa menyaksikan lumba-lumba secara langsung.

Pada musim-musim tertentu, daerah aliran sungai Mahakam akan dikunjungi spesies lumba-lumba yang disebut Pesut Mahakam. Lumba-lumba air tawar ini sering dijumpai pada pagi hari serta sore hari. Selain lumba-lumba, anda pun bisa menyaksikan hewan-hewan liar lain yang memukau.


2. Sungai Ayung, Bali

Sungai Paling Unik Di Indonesia

Kalau berkunjung ke Bali, jangan cuma mentok di pantai-pantainya yang terkenal. Sebab Bali ternyata mempunyai keindahan alam lain yang jarang diekspos. Di Ubud, Gianyar, ada sebuah sungai yang indah bernama Sungai Ayung.

Sungai yang satu ini telah lama memukai wisatawan dengan keindahannya. Bahkan ada sebuah resort di dekat sungai tersebut yang menawarkan spa di pinggir sungai. Pengunjung yang ingin menikmati spa akan ditidurkan di atas batu kali yang besar pinggir sungai. Selanjutnya pengunjung akan dipijat diiringi kicauan burung-burung.


3. Sungai Martapura, Kalimantan Selatan

Sungai Paling Unik Di Indonesia

Ingin menikmati sensasi pasar terapung? Anda tak perlu jauh-jauh ke Thailand yang dikenal dengan Pasar Terapung Pattayanya. Di Sungai Martapura, Banjar, Kalimantan Selatan, Anda bisa mengunjungi Pasar Terapung Lok Baintan.

Pasar ini disebut-sebut sebagai pasar terapung yang masih tradisional. Pedagang biasa berdagang dengan perahu tradisional yang disebut jukung. Anda bisa langsung menghampiri penjual di masing-masing perahu, namun juga bisa memanggil mereka dari pinggir sungai. Nanti pedagang yang akan menghampiri pembeli.


4. Sungai Kampar, Riau

Sungai Paling Unik Di Indonesia

Selancar seru dengan ombak tinggi? Tak perlu jauh-jauh datang ke Hawaii. Di Sungai Kampar, Riau, anda pun bisa berselancar. Letaknya yang tak jauh dari laut membuat sungai ini kerap disinggahi ombak.

Pada waktu-waktu tertentu, anda bisa menemukan ombak tinggi yang dapat ditunggangi. Ombak besar yang disebut Bono oleh penduduk lokal ini sudah terkenal di kalangan peselancar dunia. Saat bulan purnama penuh, Bono dapat mencapai ketinggian tiga meter.


5. Sungai Kalisuci, Gunung Kidul

Sungai Paling Unik Di Indonesia

Kalau anda pecinta petualangan, pasti pernah mencoba cave tubing. Cave tubing berarti menjelajahi gua dengan rafting. Tempat cave tubing yang terkenal adalah di gua-gua Selandia Baru.

Namun anda tak perlu jauh-jauh ke Selandia Baru. Di Kalisuci, Gunung Kidul, anda pun bisa menikmatinya. Berbekal perlengkapan seperti helm pelindung, jaket pelampung, dan ban karet, anda akan diajak menyurusi sungai bawah tanah. Sesekali anda juga mesti melewati lorong gelap gua bawah tanah.


6. Sungai Cijulang, Pangandaran

Sungai Paling Unik Di Indonesia

Nama asli tempat ini adalah Cukang Taneuh yang berarti Jembatan Tanah. Namun seorang warga Prancis pernah menyebut tempat ini sebagai Green Canyon. Sejak itu nama tersebut melekat pada sungai yang terletak di Desa Kertayasa, Kecamatan Cijulang, Jawa Barat.

Sungai ini diapit oleh dua bukit dan rerimbunan pepohonan. Airnya berwarna hijau jernih. Anda bisa berenang untuk menikmati keindahan sungai ini secara langsung. Anda juga bisa naik perahu jika ingin bersantai menikmati pemandangan sungainya.


7. Sungai Maron, Pacitan

Sungai Paling Unik Di Indonesia

Ingin merasakan sensasi menyusuri Amazon dari pinggir sungai? Tak perlu jauh-jauh datang ke Brasil. Anda cukup datang ke Desa Dersono, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan.

Dari desa tersebut, anda bisa menyusuri sungai Maron yang bermuara ke Pantai Ngiroboyo. Sepanjang perjalanan, anda akan disuguhi pemandangan jajaran pohon kelapa serta pohon-pohon yang lebat dan rapat layaknya di Amazon. Di Pantai Ngiroboyo, anda akan disuguhi kejutan lain yakni pantainya berpasir hitam.


Sumber : liputan6.com

5 Hal Paling Unik Dari Suku Dani Di Papua

5 Hal Paling Unik Dari Suku Dani Di Papua


Suku Dani Di Papua

Kumpulan-berita-unik.blogspot.com - Suku Dani yang mendiami wilayah Wamena di Papua terkenal dengan banyak keunikan. Dari pakaian yang berupa koteka sampai tradisi potong jari. Ada banyak suku yang ada di Papua, seperti Suku Korowai, Asmat, Kamaro hingga Dani. Salah satu yang menarik dan punya ciri khas adalah Suku Dani. Asyiknya, wisatawan bisa bertemu langsung dan tinggal untuk beberapa hari bersama mereka.


Dilansir dari detikTravel, Kamis (4/9/2014) berikut adalah 5 Hal Paling Unik Dari Suku Dani Di Papua :


1. Koteka

Mendengar nama Papua, salah satu yang sering terlintas di benak Anda pasti adalah koteka. Walau suvenir koteka dijual dimana-mana di Papua, tahukah Anda koteka merupakan pakaian adat yang banyak dikenakan pria Suku Dani di Wamena. Koteka terbuat dari buah labu yang bentuknya lonjong. Isinya dibuang dan lalu dipanaskan di atas api. Setelah mengeras, buah labu tersebut diikat dengan tali kecil yang dikaitkan ke bagian punggung pria. Koteka hanya menutupi alat kelamin pria saja.

Mengapa para pria Suku Dani menggenakan koteka? Hal itu tak lepas dari wilayah yang mereka tempati. Wamena adalah wilayah perbukitan yang sebagian besar masih tertutup hutan rimba. Dengan menggenakan koteka, para pria Suku Dani leluasa bergerak di dalam hutan untuk berburu atau memetik tumbuhan. Para pria yang memakai koteka di Suku Dani hanya tinggal orang-orang tua saja. Anak-anak muda di sana sudah menggenakan baju, meski masih memakai koteka untuk festival atau acara-acara adat.


2. Tari perang

Ada tiga hal yang menyebabkan Suku Dani berperang, yakni ladang, babi dan wanita. Senjatanya beragam, mulai dari tombak, panah hingga kampak. Jangan heran, tiap suku di dunia memang sering berperang. Meski begitu tenang saja, simulasi peperangan ala Suku Dani dikemas menjadi suatu tarian adat bernama tari perang. Pengunjung yang menonton tari perang Suku Dani pasti jadi pengalaman tiada dua. Kapan lagi melihat mereka menentang senjata dan berlarian layaknya seperti perang sungguhan. Suasananya menengangkan!


3. Honai

Selain pakaian adat, rumah adat Suku Dani juga menarik untuk didatangi. Rumah adatnya bernama honai yang terbuat dari bambu dan jerami yang bentuknya seperti jamur. Rumah honai terdiri dari dua lantai, lantai bawah sebagai kandang babi dan atasnya untuk tempat tidur. Satu rumah honai bisa ditempati hingga 5 orang atau lebih. Rumahnya yang sungguh unik jadi ciri khas dari Suku Dani.


4. Bakar batu

Bakar batu adalah suatu perayaan atau pesta yang biasa dilakukan Suku Dani saat menyambut kelahiran, pernikahan, tanda bersyukur, upacara kematian, hingga pesta setelah perang usai. Pertama, para Mama (sebutan bagi wanita tua di papua) menyiapkan ubi-ubi, jerami dan daun-daun, serta kayu dan batu.Lalu, seorang pria Suku Dani membuat api dengan menggesekan kedua kayu hingga memunculkan api dan lalu digunakan untuk membakar batu.

Ketika batu sudah dirasa panas, kemudian dimasukanlah ubi-ubi ke dalam lubang yang sudah diisi rumput dan disusun memenuhi lubang. Lalu, ubi dimasukkan dan disusun agar bisa matang dengan merata dengan bagian atas ubi ditutup kembali menggunakan rumput dan batu-batu panas. Rasa ubi yang dibakar sangatlah enak. Apalagi makannya selagi panas, asapnya yang mengepul bakal tercium aroma yang wangi. Kesehatannya pun dijamin karena tidak ada pengawet sama sekali. Pesta adat yang sehat!


5. Potong jari

Jangan berpikir negatif dulu tentang tradisi potong jari Suku Dani. Tradisi ini merupakan bentuk bela sungkawa dari anggota keluarga yang meninggal. Tradisi potong jari hanya dilakukan para wanita Suku Dani yang sudah beristri. Ketika ada anggota keluarganya yang meninggal, maka jari mereka akan dipotong dengan kampak batu.

Ketika sudah tidak memungkinkan lagi untuk dipotong jarinya, maka yang dipotong adalah daun telinga atau disebut Ikipalek. Meski begitu, para wanita yang jarinya sudah terpotong tetap hidup seperti biasa. Mereka mengurus anak, ladang dan memasak. Ini adalah bentuk bela sungkawa yang paling dalam. Bagi mereka, rasa sakit dari jari yang dipotong tak seberapa dengan rasa sakit yang ditinggalkan keluarga tercinta.




5 Pantai Paling Indah Di Raja Ampat

5 Pantai Paling Indah Di Raja Ampat

5 Pantai Paling Indah Di Raja Ampat


5 Pantai Paling Indah Di Raja Ampat - Tak diragukan lagi, keindahan bahari Kepulauan Raja Ampat memang sudah tersohor ke berbagai penjuru dunia. Tak hanya alam bawah lautnya, pantai dengan pasir putih juga mempesona. Inilah 5 Pantai Paling Indah Di Raja Ampat.



Dikutip dari detikTravel, Rabu (13/11/2013) ada 5 Pantai Paling Indah Di Raja Ampat:


1. Pantai Arborek

Pantai Arborek
Foto: (Afif/detikTravel)


Sesuai namanya, pantai ini berada di dalam Pulau Arborek. Letaknya sekitar 1 jam dari Waisai, ibukota Kabupaten Raja Ampat. Pantai ini memiliki pasir yang sangat putih. Tak hanya di tepian tapi menutupi seluruh pulau. Bahkan, rumah penduduk pun beralaskan pasir putih ini.

Berjalan di sepanjang pesisir pantai, kamu akan menemukan banyak pohon kelapa berjejer rapi. Suasana rindang dan sejuk pun akan didapatkan selama berada di pantai ini.


2. Pantai WTC

Pantai WTC
Foto: (Putri/detiktravel)

Sebagai ibukota kabupaten, Waisai jadi persinggahan wajib para wisatawan yang akan menjelajah Raja Ampat. Ada satu pantai di sana yang wajib datangi, yakni Pantai Waisai Torang Cinta (WTC). Sekilas, suasana Pantai WTC mirip dengan Pantai Ancol yang ada di Jakarta.

Bisa dibilang, Pantai WTC adalah salah satu pusat berkumpul masyarakat Waisai. Ada taman kecil menghiasi WTC. Tak hanya itu, WTC juga telah dilengkapi dengan kursi taman kecil yang asyik untuk duduk-duduk bersama teman. Rencananya, Pantai WTC akan menjadi pusat persinggahan Sail Raja Ampat 2014 mendatang.


3. Pantai Waiwo

Pantai Waiwo
Foto: (Putri/detikTravel)

Berada sekitar 15 menit dari Pantai WTC, wisatawan akan dihadapkan dengan Pantai Waiwo. Inilah pantai lain di Raja Ampat yang tak kalah cantik. Pasir putih halus dan degradasi air laut mempercantik pantai ini.

Di bawah terang cahaya matahari, Pantai Waiwo begitu menghipnosis setiap mata yang memandang. Deretan penginapan di sepanjang pantai bisa jadi pilihan turis yang ingin menikmati Waiwo lebih lama.


4. Pantai Cemara

Pantai Cemara
Foto: (Putri/detikTravel)

Berada tak jauh dari Pantai Waiwo, masih ada lagi pantai cantik yang juga cantik, yakni Cemara. Sama seperti Waiwo, Cemara juga memiliki pasir putih yang halus dengan laut biru bersih. Sempurna!

"Namanya cemara karena banyak tumbuh pohon cemara laut di sini," tutur Pak Ahmad, salah seorang penduduk lokal.


5. Pantai Yeben

Pantai Yeben
Foto: (Putri/detikTravel)

Berbeda dengan Pantai WTC, Waiwo dan Cemara yang berada di Waisai, Pantai Yeben terletak di pulau yang berbeda, yakni Pulau Yeben. Pulau ini ditempuh sekitar 1,5 jam dari Pantai Cemara.

Meski jauh, panorama yang disuguhkan sangat menakjubkan. Pantainya memiliki pasir putih sehalus bedak. Menengok ke laut, siap-siap terpukau lewat airnya yang sangat jernih. Saking beningnya, Anda bisa melihat ikan aneka warna bebas berenang tanpa perlu menyelam.

Nah, itulah 5 Pantai Paling Indah Di Raja Ampat semoga menambah wawasan anda.

Baca Juga #Keindahan Pesona Raja Ampat.

Sumber Artikel